Senin, 22 Jun 2026 21:49 WIB

Pembangunan Monumen Reog Ponorogo Butuh Rp164 M, Pemkab Susun Skema Pembiayaan

Pembangunan Monumen Reog Ponorogo. (Instgram Kabar Sampung)
Pembangunan Monumen Reog Ponorogo. (Instgram Kabar Sampung)

jatimnow.com – Pemerintah Kabupaten Ponorogo memastikan pembangunan Monumen Peradaban Reog Ponorogo (MPRP) di Kecamatan Sampung akan terus berjalan. Proyek ini diharapkan menjadi simbol kebanggaan budaya Reog Ponorogo yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO.

“Monumen ini harus jadi. Reog sudah menjadi milik Indonesia, bukan hanya milik Ponorogo lagi,” kata Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Senin (20/1/2025).

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

Menurut Sugiri, pembangunan monumen ini bukan hanya untuk menghargai seni dan budaya, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi berbasis karakter bangsa.

“Butuh dukungan dari pusat karena ini aset nasional, bukan hanya milik Ponorogo,” ujarnya.

Pada tahun 2025, Pemkab Ponorogo akan fokus melanjutkan pembangunan museum 26 lantai yang menjadi bagian utama dari monumen ini. Fasilitas museum, artefak, serta benda bersejarah tentang Reog akan menjadi elemen penting yang dipersiapkan.

Untuk mendukung proyek ini, Pemkab memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp164 miliar. Beberapa skema pembiayaan sedang dirumuskan, salah satunya adalah Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Kami sedang mencari solusi terbaik, apakah melalui KPBU atau skema lainnya,” jelas Sugiri.

Sugiri optimistis, monumen ini akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Ponorogo. Dengan potensi 7 juta penduduk di wilayah Mataram yang diperkirakan akan menjadi pengunjung MPRP, proyek ini dinilai menjanjikan.

“Kalaupun penganggaran ditawarkan ke pihak ketiga, itu akan menjadi investasi yang menguntungkan. Berdasarkan survei, kunjungan wisata terus meningkat,” ungkapnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sugiri juga menyebutkan, pembahasan proyek ini telah melibatkan berbagai kementerian melalui rapat koordinasi di Kementerian Perekonomian. Upaya ini dilakukan untuk menemukan solusi atas tantangan pembiayaan dan memastikan keberlanjutan proyek.

Pembangunan Monumen Peradaban Reog Ponorogo diharapkan tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga pusat wisata yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.