Senin, 15 Jun 2026 02:48 WIB

Jembatan Suramadu Tidak Aman! Tali Senar Jerat Leher Pemotor Lagi

Korban yang terjerat tali senar di Jembatan Suramadu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Korban yang terjerat tali senar di Jembatan Suramadu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pengendara yang melintas di Jembatan Suramadu kembali menjadi korban jeratan tali senar. Bahkan, korban mengalami luka di bagian leher hingga dilarikan ke rumah sakit.

Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono mengatakan kejadian itu terjadi Minggu sore. Pihaknya juga membenarkan korban mengalami luka di lehernya.

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

"Iya betul ada kejadian itu. Hingga saat ini kami belum menerima laporan resmi dari korban namun petugas sudah kami perintahkan untuk melakukan patroli," ujarnya, Senin (20/1/2025).

Hendro mengatakan, dari hasil patroli yang dilakukan anggota Samapta Polres Bangkalan ditemukan senar yang terikat di pagar jembatan. Namun pihaknya belum mengetahui asal tali tersebut dari mana.

Selain itu, anggota juga mendapati empat orang pemancing di atas Jembatan Suramadu. Empat orang itu lalu imbau agar tak memancing di tempat tersebut.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

"Ada empat orang yang kami temui sedang memancing. Kami imbau agar pulang dan tak memancing di atas Jembatan Suramadu," imbuhnya.

Selain itu, para pemancing juga dievakuasi agar tak terjadi saling tuduh terkait kejadian senar yang telah memakan dua korban itu.

"Kami masih mendalami dan menindaklanjuti kejadian tersebut. Kami juga segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait jembatan Suramadu," pungkasnya.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Sepasang Kekasih di Rumah Kos Bangkalan Terungkap

Kini, polisi juga akan melakukan patroli rutin dan mengecek pagar jembatan agar tak ada lagi senar yang diikat di pagar. Sehingga masyarakat yang hendak melintas tidak perlu khawatir akan terjadi hal serupa.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.