Rabu, 17 Jun 2026 14:23 WIB

Perbaikan Jembatan di Kokop Bangkalan Diperkirakan Butuh Rp1 Miliar

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Perbaikan jembatan yang ambruk di Kecamatan Kokop, Bangkalan, diperkirakan akan menelan biaya sebanyak Rp1 miliar. Dalam waktu dekat, jembatan penghubung dua kecamatan itu akan segera diperbaiki.

Hal itu disampaikan oleh Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie. Ia mengatakan, pasca-ambruknya jembatan, pihaknya langsung menghubungi Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono untuk meminta bantuan. Pasalnya, jembatan itu menjadi salah satu akses utama masyarakat setempat.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Itu jalan poros kabupaten yang terletak di Desa Dupok Kecamatan Kokop, itu juga menghubungkan Kecamatan Tanjung Bumi dan Kecamatan Blega," ujarnya, Jumat (17/1/2025).

Akibatnya, perbaikan membutuhkan dana yang besar. Sebab, jalan tak hanya dilalui kendaraan kecil namun juga truk bertonase besar. Sehingga konstruksi jembatan perlu diperkuat.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Kalau untuk total kebutuhannya sekitar 1 sampai 1,5 miliar. Kemarin dari Pemprov sudah ke lokasi untuk mengecek, jadi nanti materialnya dari sana dan kami hanya mengerjakan," imbuh Arief.

Saat ini pihaknya telah melakukan melakukan pembersihan di jembatan. Sehingga, saat nanti material datang, bisa segera dikerjakan. Rencananya, material jembatan akan menggunakan baja.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

Arief juga mengatakan, penyebab ambruknya jembatan diakibatkan pondasi yang bergeser sehingga tidak mampu menahan bentangan jembatan. Hal itu terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dan membawa sejumlah sampah dan bambu sehingga tersumbat di bawah jembatan.

"Apalagi, letak jembatan itu pas di belokan aliran air. Sehingga sampahnya tersebut di situ dan membuat pondasinya bergeser dan bentangannya ambruk," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.