Sabtu, 20 Jun 2026 03:35 WIB

Pelajar Jember Seberangi Sungai Naik Rakit Menuju Sekolah, Relawan Bantu Perahu Karet

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 16 Jan 2025 11:15 WIB
Pelajar Jember saat berangkat sekolah naik perahu karet. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Pelajar Jember saat berangkat sekolah naik perahu karet. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah pelajar di Jember terpaksa menyeberangi sungai dengan rakit bambu menuju sekolah, usai jembatan penghubung antara Desa Mulyorejo dengan Desa Sanenrejo putus.

Tidak hanya bagi pelajar, jembatan putus akibat banjir ini juga berdampak pada aktivitas perekonomian dan kehidupan masyarakat di kecamatan tersebut.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Prihatin atas kondisi itu, Relawan Baret Rescue NasDem Jember membantu perahu karet. 

Ketua Relawan Baret Rescue NasDem Jember, David Handoko Seto menyebut, ada sekitar 50 KK yang terisolir, akibat putusnya jembatan tersebut, dengan asumsi kurang lebih 200 jiwa. 

"Baik anak sekolah, mengantar hasil pertanian dan sebagainya, termasuk aktifitas lainnya. Kami datang kesana, setelah terinspirasi yang dilakukan oleh Kapolsek Tempurejo dan Kanit Bhinmas serta lainnya," ungkap David, Kamis (16/1/2025). 

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

David akan meninggalkan perahu karet ini di sungai tersebut bila masih dibutuhkan. Akan ada lima orang rescue air yang membantu masyarakat di sana.

"Sampai nanti, mungkin masyarakat bisa mandiri dan bila dibutuhkan perahu kami tinggalkan disana, dengan yang menangani lima orang rescue air," ujarnya. 

Untuk diketahui, jembatan ini terputus setelah diterjang banjir beberapa waktu lalu, sehingga akses masyarakat antar kecamatan terputus. 

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Relawan berharap ke depan pemerintah pusat turun dan memberikan solusi, baik membangunkan jembatan permanen maupun jembatan gantung. 

"Sehingga tetap bisa menikmati fasilitas dari pemerintah, utamanya anak-anak sekolah," harapnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.