Senin, 08 Jun 2026 09:30 WIB

Libur Sebulan Ramadan, Ini Ragam Tanggapan Komisi E DPRD Jatim

  • Penulis :
  • | Rabu, 15 Jan 2025 20:25 WIB
Wakil Ketua Komisi E Hikmah Bafqih. (Foto: dok. jatimnow.com)
Wakil Ketua Komisi E Hikmah Bafqih. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah akhirnya menyetujui libur sekolah selama puasa Ramadan. Keputusan sudah disetujui tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri.

Meski turut menyetujui hal tersebut, namun Komisi E DPRD Jatim memiliki beragam tanggapan.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Wakil Ketua Komisi E Hikmah Bafqih meminta pemerintah dapat memberikan alasan mendalam terkait wacana meliburkan sekolah selama satu bulan penuh saat bulan suci Ramadan.

Politisi PKB ini menjelaskan bahwa sebenarnya produktif beraktivitas termasuk belajar mengajar di bulan Ramadan merupakan ibadah, yang juga penting untuk dilakukan saat menjalani ibadah puasa.

"Ibadah itu jangan dipikir trus ibadah mahdhah tok ya. Nanti akan ada generalisasi pemikiran kayak gitu, bahwa ketika alasannya agar lebih fokus pada ibadah seakan-akan belajar bukan ibadah," kata Hikmah, Rabu (15/1/2025).

Menurut Hikmah, membiasakan anak-anak tak terhalangi dalam berkaktifitas ketika berpuasa juga merupakan bentuk edukasi yang menamkan kebiasaan bahwa berpuasa bukan suatu alasan bagi para siswa menurunkan aktifitasnya.

Hikmah berharap, pemerintah mengakaji ulang perihal wacana libur sekolah saat bulan Ramadan. Pihaknya menilai butuh persiapan yang matang jika wacana itu akan diberlakukan.

"Bukan setuju tidak setuju, tapi rasionalisasinya apa dulu," pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Temukan Penyebab Utama Longsor di Jalur Ponorogo-Pacitan

Sedangkan Wakil Ketua Komisi E lainnya, Jairi Irawan juga menyatakan dukunganannya terkait kebijakan tersebut. Namun pihaknya tetap mengingatkan agar kebijakan ini memerlukan kajian mendalam agar tidak berujung pada ketidakproduktifan anak-anak.

“Jangan sampai libur panjang ini justru membuat mereka kehilangan arah. Anak-anak perlu diarahkan untuk tetap produktif, karena belajar juga merupakan bagian dari ibadah,” ujar Jairi.

Jairi menekankan bahwa libur selama Ramadan tidak boleh menjadi alasan bagi siswa untuk meninggalkan rutinitas belajar dan tanggung jawab lainnya.

Dirinya juga mendorong pemerintah untuk menggandeng lembaga pendidikan dan keluarga dalam menciptakan program-program alternatif selama Ramadan.

Baca Juga: Esensi Silaturrahmi, Melampaui Ego demi Keberkahan Hidup

"Ya harus tetap ada pembelajaran mereka selama libur ramadhan. seperti kegiatan sosial, kelas agama, atau pelatihan keterampilan, yang ini harus diberikan pada siswa," pungkasnya.

Sementara Indriani Yulia Mariska anggota Komisi E mengatakan pihaknya sangat mendukung keputusan ini. Pasalnya selain akan lebih memberi siswa untuk lebih bisa fokus dalam beribadah khususnya dalam menjalankan ibadah puasa bersama keluarga.

"Namun libur ini harus juga diisi dengan hal hal positif yang harus diberikan kepada siswa nantinya khusunya para orang tua dalam mendampingi anak selama libur lebaran," ujar politisi PDI Perjuangan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.