Kamis, 18 Jun 2026 11:41 WIB

Kasus Demam Berdarah Terus Meningkat di Ponorogo, 47 Pasien di RS Muslimat

Pasien demam berdarah di RS muslimat Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Pasien demam berdarah di RS muslimat Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Tren kasus demam berdarah (DB) di Ponorogo terus meningkat. Hingga Minggu (12/1/2025), Rumah Sakit Muslimat Ponorogo masih merawat 47 pasien yang terjangkit penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti ini.

Menurut data dari RS Muslimat Ponorogo, lonjakan signifikan pada pasien DB terjadi selama dua bulan terakhir. Pada November, ada 47 pasien DB di rumah sakit tersebut, sementara pada Desember jumlahnya melonjak menjadi 107 pasien.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Di ruang dewasa, dari kapasitas 30 tempat tidur, 30 persen di antaranya ditempati pasien DB,” ungkap Kabid Pelayanan Medis RS Muslimat, dr. Agitya Dwi Septadani, Senin (13/1/2025).

Kondisi serupa terjadi di ruang anak. Dari kapasitas 15 tempat tidur, 40 persen di antaranya dihuni anak-anak yang terkena demam berdarah.

“Namun, tidak semuanya merupakan kasus DB berat. Ada yang menderita DBD (Demam Berdarah Dengue) dan DD (Demam Dengue) disertai komplikasi seperti dehidrasi,” jelasnya.

Dr. Agitya juga mencatat peningkatan kasus mulai terlihat sejak November hingga Desember 2024, dengan tren peningkatan hingga 100 persen. Meski data Januari 2025 belum sepenuhnya dihitung, peningkatan kasus tetap menjadi perhatian serius.

Baca Juga: Kasus Demam Berdarah di Tulungagung Menurun Awal Tahun Ini

Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu faktor utama penyebaran demam berdarah.

“Hujan dan panas yang bergantian memicu perkembangan nyamuk Aedes aegypti, terutama di genangan air. Selain itu, banjir yang sempat melanda beberapa waktu lalu juga menjadi pemicu munculnya tempat berkembang biak nyamuk,” paparnya.

Hilman, salah satu pasien yang dirawat di RS Muslimat Ponorogo, menceritakan pengalaman awal terkena DB.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Awalnya saya demam tinggi sejak minggu lalu, terutama malam hari. Saya sudah mencoba obat penurun panas dari apotek, tapi tidak mempan,” ujar Hilman, warga Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman.

Setelah panasnya tidak kunjung turun, Hilman memutuskan memeriksakan diri ke dokter. Hasil tes laboratorium menunjukkan bahwa trombositnya hanya 67 ribu, jauh di bawah angka normal 150 ribu.

“Kemungkinan saya terjangkit di rumah, karena daerah sekitar sempat banjir,” ungkapnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.