Selasa, 09 Jun 2026 08:24 WIB

PKB Jatim Ajak PMII Kritis pada Kinerja Pemerintah

Orasi pergerakan Multazam saat PKL PMII Probolinggo (foto: Azam for jatimnow.com)
Orasi pergerakan Multazam saat PKL PMII Probolinggo (foto: Azam for jatimnow.com)

jatimnow.com - Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKB Multazamudz Dzikri menyerukan agar kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) memberikan bukti nyata akan pergerakannya sebagai agen perubahan. Ia ingin agar PMII semakin kritis dan memahami soal desain kepentingan.

Ajakan ini disampaikan Multazam saat mengisi orasi pergerakan dalam pembukaan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) Pengurus Cabang (PC) PMII Probolinggo ke IX, kemarin.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Sebagai legislator yang berangkat dari latarbelakang aktivis saya mengajak para aktivis untuk bersinergi mengawal kebijakan Pemerintah agar berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kedailan sosial," tegas Multazam, Sabtu (11/1/2024).

Ia menekankan, kader PMII harus aktif memegang perannya sebagai aktivis. Oleh karenanya, kepekaan terhadap sosial wajib tertanamkan. Semua kebijakan yang keluar harus dianalisa, dikoreksi agar bisa memaksimalkan dampak positif dan mengantisipasi dampak negatifnya.

"Aktivis PMII harus peka terhadap kondisi sosial disekitar, apapun yang terjadi harus dianalisa dan dikaji dampak positif serta negatifnya. Terlebih yang berkaitan dengan kebijakan Pemerintah," kata politisi dapil Pasuruan-Probolinggo ini.

Anggota Komisi C DPRD Jatim ini pun memberikan contoh senderhana fenomena aktual yang terjadi ditengan masyakat, yakni soal isu PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang menyerang ternak sapi masyarakat.

Baca Juga: Soroti Pengadaan Mobil Dinas Baru, Mahasiswa di Probolinggo Gelar Unjuk Rasa

"Isu PMK yang lagi rame harus dikritisi. Apakah ini murni penyakit atau dampak dari perdagangan bebas?" katanya.

"Apakah kalian tidak ada kecurigaan bahwa penyakit ini segaja design agar menurunkan harga maupun produksi daging sapi lokal? Bisa saja semua terjadi untuk memuluskan import daging sapi. Ini bisa saja terjadi, monggo sahabat-sahabat analisa dan didalami semua kemungkinannya," tuturnya.

Aktivis PMII berjanji, pihaknya akan terbuka mendengar dan menerima semua aspirasi, baik itu berupa masukan, saran bahkan kritikan.

Baca Juga: Muscab 2026, PPP Lamongan Buka Pintu Lebar untuk HMI, PMII, dan Santri

"Kita memiliki cita-cita yang sama, tekad yang sama, spirit yang sama, dan tujuan yang sama, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" ujarnya.

"Saya akan membersamai sahabat-sahabat dalam mengawal kebijakan Pemerintah Provinsi jika tidak berorientasi pada kesejahteraan masyarakat" pungkasnya

Hadir di moment tersebut Mabincab PMII Probolinggo sekaligus anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Arif Hidayat, Komisioner KPU Probolinggo Nasihul Ibad, Komisioner KPU Kota Probolinggo Zainal Abidin, Komisioner Bawaslu Kabulaten Pasuruan Sipuadi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.