Jumat, 12 Jun 2026 22:14 WIB

Tekan Lonjakan PMK, Petugas Semprot Disinfektan di Pasar Hewan Tulungagung

Petugas menyemprot pasar hewan terpadu di Tulungagung. (Bramanta Pamungkas for jatimnow.com
Petugas menyemprot pasar hewan terpadu di Tulungagung. (Bramanta Pamungkas for jatimnow.com

jatimnow.com - Petugas gabungan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung.

Mereka menyemprot cairan disinfektan secara merata, mulai dari tempat penjualan hewan hingga bagian pedagang makanan.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Penyemprotan tersebut dilakukan untuk menekan dan mencegah penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung, Tutus Sumaryani mengatakan penyemprotan ini juga dilakukan di seluruh pasar hewan.

Sebelumnya, pihak Pemkab telah menutup pasar hewan selama 15 hari. Hal tersebut dilakukan guna memutus rantai penyebaran PMK yang jumlahnya terus bertambah.

"Penyemprotan dilakukan oleh dinas peternakan, disperindag, BPBD, TNI dan Polri untuk pelaksanaan di pasar hewan di wilayah dilakukan oleh koordinator pasar dan puskeswan setempat," ujarnya, Jumat (10/01/2024).

Penyemprotan disinfektan ini secara rutin dilakukan oleh petugas. Harapannya, saat pasar mulai beroperasi kondisinya sudah steril dari virus PMK.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Upaya penyemprotan ini dinilai cukup efektif untuk menekan kasus PMK. Dari hasil pendataan yang dilakukan oleh petugas, rata-rata sapi yang terkena PMK baru didatangkan pemilik dari pasar hewan.

Sapi tersebbut terkena virus dari pasar hewan dan menulai

Tutus menambahkan, saat ini total sapi yang terjangkit PMK di Tulungagung mencapai 86 ekor.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Sedangkan hewan ternak yang mati mencapai 9 ekor. Dari jumlah ini, sebanyak 6 ekor dipotong paksa.

Rata-rata hewan ternak yang terjangkit PMK adalah sapi. Sedangkan selama ini Disnakeswan Tulungagung belum menemukan kambing atau babi yang terjangkit.

"Untuk kambing, lalu lintas perdagangan hanya di tingkat lokal saja, mayoritas ternak yang terkena PMK adalah ternak yang baru dibeli di pasar," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.