Rabu, 17 Jun 2026 23:11 WIB

Gaji Guru di Jember Belum Cair, Aktivis Pendidikan Nilai Sebuah Kezaliman

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 05 Jan 2025 11:45 WIB
Aktivis pendidikan, Ilham Wahyudi. (dok. pribadi)
Aktivis pendidikan, Ilham Wahyudi. (dok. pribadi)

jatimnow.com - Belum cairnya honor para guru Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun honorer di Jember memantik respon dari aktivis pendidikan. Mereka menilai sebuah kezaliman yang dilakukan pemerintah daerah. 

Aktivis pendidikan, Ilham Wahyudi mengatakan, saat ini banyak guru yang kebingungan. Ia sangat menyayangkan kondisi ini.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Aktivis pendidikan PGRI mendapat banyak keluhan dari para anggota PGRI Jember, terkait keterlambatan gaji para ASN baik PPPK, PNS dan bahkan gaji honorer. Kenapa sampai hari ini gaji para pegawai di Kabupaten Jember belum juga cair. Kami memaklumi kebingungan para guru dan tenaga pendidikan di Jember," kata Aktivis Pendidikan, Ilham Wahyudi kepada wartawan jatimnow.com, Minggu (5/1/2025).

Dengan keterlambatan ini, seharusnya menurut Ilham Pemerintah Kabupaten Jember berkoordinasi dengan organisasi guru, seperti PGRI. 

"Keterlambatan gaji ASN di Jember ini adalah sebuah kezaliman. Jangan dikorbankan ribuan anggota kami PGRI," kesalnya. 

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Guru di salah satu SMP Jember ini menyampaikan, jika beberapa hari kedepan gaji belum dicairkan, maka ia berencana ke Kantor Pemkab Jember untuk menanyakan problem yang dialami para guru. 

"Jadi kami mohon deadline waktu pada Pemkab Jember untuk mencairkan gaji ASN dan honorer, paling lambat Senin 6 Januari 2024," pintanya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Terpisah, salah satu kepala sekolah di Jember menilai jika hal tentang keterlambatan gaji guru sudah biasa dialami diawal tahun. 

"Iya biasa ini sudah, di awal tahun. Infonya sih minggu kedua. Tapi tidak tahu lagi," terangnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.