Senin, 22 Jun 2026 02:59 WIB

2 Dusun di Jember Terendam Banjir, Sabuk Gunung Manggar Tak Mampu Tampung Air

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 04 Jan 2025 17:28 WIB
Kondisi banjir di Wuluhan Jember efek sabuk Gunung Manggar (Foto: dok Andri for jatimnow.com)
Kondisi banjir di Wuluhan Jember efek sabuk Gunung Manggar (Foto: dok Andri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sabuk dari Gunung Manggar yang berada di Kecamatan Wuluhan, Jember, tidak mampu menampung air. Akibatnya, puluhan rumah warga di 2 dusun terendam banjir.

Terlebih lagi, hujan yang turun mulai Jumat (3/1/2025) malam pukul 22.30 WIB di wilayah tersebut, hingga saat ini masih belum berhenti.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Air yang ditampung dari sabuk Gunung Manggar meluber ke rumah warga yang terletak di Dusun Krajan dan Dusun Demangan Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Jember, Sabtu (4/12/2024).

Camat beserta Muspika setempat serta pihak perangkat desa turut membantu warga terdampak banjir yang ketinggiannya mencapai lutut orang dewasa atasu sekitar 50 hingga 70 cm.

"Efek sabuk Gunung Manggar. Terjadi hujan lebat di Desa Kesilir yang mengakibatkan sabuk gunung yang menampung air tidak muat," kata Camat Wuluhan, Andri Purnomo, saat dikonfirmasi jatimnow.com.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Selain menggenangi rumah warga, banjir juga menggenangi jalan serta area persawahan. Saat ini, warga berupaya membendung genangan air agar tidak masuk rumah.

"Air tersebut meluap ke sawah warga dan pemukiman, hingga masuk ke rumah warga. Yang terdampak di 2 dusun," sebutnya.

Puluhan rumah terdampak banjir ini dihuni sekitar 300 jiwa, yang juga terdiri 10 balita dan 19 lansia.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Saat ini warga membutuhkan dapur umum dengan peralatan dan bahan pokoknya, serta keperluan bayi serta lansia.

"Tim BPBD Jember sudah meluncur ke lokasi," terang Andri.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.