Minggu, 14 Jun 2026 20:17 WIB

Anggota Komisi X DPR RI Arzeti Datangi SMKN 1 Surabaya

  • Penulis :
  • | Selasa, 02 Okt 2018 15:03 WIB
Arzeti Bilbina saat melihat aktifitas belajar siswa siswi Jurusan Perhotelan SMKN 1 Surabaya.
Arzeti Bilbina saat melihat aktifitas belajar siswa siswi Jurusan Perhotelan SMKN 1 Surabaya.

jatimnow.com - Arzeti Bilbina, anggota Komisi X DPR RI mendatangi SMKN 1 Surabaya, Selasa (2/10/2018) siang.

Saat tiba di sana sekitar pukul 12.25 Wib, Arzeti langsung masuk ke dalam ruangan kepala sekolah. Pertemuan dengan pihak sekolah berlangsung tertutup.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Dari pantauan jatimnow.com, Arzeti datang ke SMKN 1 Surabaya menggunakan mobil Toyota Sienta putih bernopol W 1618 SQ. Setelah mengadakan pertemuan di ruang kepala sekolah, sekitar pukul 12.50 Wib, Arzeti langsung melihat aktifitas belajar mengajar di sekolah ini.

Ditengah-tengah kunjungannya, Arzeti mengatakan kedatangannya untuk menyerap aspirasi.

"Banyak aspirasi yang kita serap di sini. Apa yang harus kita benahi sama-sama. Peran orang tua, peran wali murid peran sekolah. Saya sendiri sebagai orang tua, memberikan kewenangan penuh kepada sekolah untuk mendidik dan mengarahkan anak saya," tuturnya.

Lantas apakah kedatangannya ke SMKN 1 Surabaya ada hubungannya dengan kasus dugaan kekerasan Kepala Sekolah, Bahrun terhadap siswanya? Arzeti menjawabnya diplomatis.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

"Sebetulnya di Komisi X ini kemitraan Kemendikbud, Kemendikti serta pariwisata. Makanya tadi saya memberikan kuliah umum di Unesa kemudian ke sini. Dan di sini, anak-anak SMK berbeda dengan SMA. Anak-anak di sini lebih berani berkreatifitas," ungkap Arzeti.

Namun, informasi yang didapat jatimnow.com menyebut, saat bertemu Bahrun dan sejumlah perwakilan sekolah, Arzeti sempat menanyakan penyelesaian kasus dugaan kekerasan di SMK ini yang berakhir damai dengan surat permintaan maaf yang sudah dibuat oleh Bahrun.

Arzeti juga mengapresiasi Gubernur Jatim, Soekarwo dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang konsen dan peduli dengan anak-anak sekolah kejuruan.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

"Di Jawa Timur ini lulusan SMK-nya tertinggi di Indonesia. Dan saya sangat apresiasi atas wacana sekolah di SMK digratiskan," tambahnya.

Setelah melihat aktifitas belajar mengajar di sejumlah jurusan di SMKN 1 Surabaya, sekitar pukul 13.22 Wib, Arzeti meninggalkan SMKN 1 Surabaya di dampingi dua stafnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.