Jumat, 19 Jun 2026 00:57 WIB

Keluarga Atlet Paralayang yang Meninggal Akibat Gempa di Palu Histeris

Rumah duka atlet paralayang yang jadi korban gempa Palu/ Foto: Avirista Midaada
Rumah duka atlet paralayang yang jadi korban gempa Palu/ Foto: Avirista Midaada

jatimnow.com - Isak tangis budhe Ardhi Kurniawan pecah usai mendengar keponakannya turut menjadi korban gempa di Palu.

Bahkan ia terpaksa digotong para tetangganya untuk masuk ke rumah karena begitu histeris dan terpukul mendengar kabar tersebut.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Ardhi Kurniawan, atlet paralayang dari Kota Batu, turut menjadi korban gempa di Palu. Ia meninggal dunia usai Hotel Roa-Roa tempatnya menginap roboh dan menimpa dirinya.

Kabar meninggal dunianya Ardhi diterima keluarga pada Selasa pagi saat melihat tayangan televisi.

"Tadi lihat di televisi. Kita tidak menyangka Ardhi juga turut menjadi korban. Tapi melihat kehancuran hotel tempatnya menginap rasanya hanya mukjizat dia bisa selamat," ujar Heru, salah seorang rekan atlet paralayang Kota Batu, Selasa pagi (2/10/2018).

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Di rumah duka, para kerabat dan tetangga berkumpul dan telah menggelar berbagai kursi dan tenda terop untuk menyambut pelayat yang hadir.

Ardhi Kurniawan menjadi salah satu atlet paralayang yang ikut berkompetisi di Kejuaraan Internasional Paralayang di Kota Palu.

Ia bersama dua atlet paralayang Kota Batu menjadi bagian dari tim paralayang mewakili Jawa Timur yang berangkat ke Palu.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Ardhi Kurniawan ditemukan meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan Hotel Roa-Roa pada Selasa (2/10/2018) pagi. Ia teridentifikasi berkat celana hijau bertuliskan KONI Jawa Timur.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.