Rabu, 17 Jun 2026 09:45 WIB

Pelajar Lamongan Tewas Tenggelam saat Berenang di Telaga

Keluarga korban MDM yang berduka saat jenazah MDM tiba di rumah duka. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Keluarga korban MDM yang berduka saat jenazah MDM tiba di rumah duka. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelajar asal Dusun Keputran, Desa Dinoyo, Kecamatan Deket, Lamongan, MDM (13) meninggal dunia akibat tenggelam di telaga desa setempat.

Insiden tenggelamnya pelajar ini terjadi pada Rabu, (25/12/2024) sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Sebelumnya, korban diketahui berenang di telaga bersama 3 temannya. Karena cuaca mendung hendak turun hujan, korban dan ketiga temannya menepi.

Saat hendak menepi, korban mendadak hilang dan tidak menampakan diri. Melihat korban MDM hilang, ketiga teman korban meminta pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut ke rumah korban.

Lokasi telaga dan rumah korban kebetulan hanya berjarak 20 meter. Mendengar pengaduan 3 teman korban, sang ibu korban, Atun (41) kemudian berlari ke telaga dan memanggil MDM.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Teriakan dan tangisan ibu korban terdengar warga setempat, kemudian warga berkumpul dan mencari korban. Pencarian dilakukan dengan menyelam ke telaga.

Pencarian korban sempat terkendala hujan lebat. Hingga pukul 14.00 WIB korban berhasil ditemukan di dasar telaga dengan kondisi sudah tak berdaya.

"Korban sempat diberikan pertolongan dan memuntahkan banyak air serta langsung dibawa ke RSUD Blawi. Namun nyawa korban tidak sempat tertolong dan meninggal dunia di rumah sakit," ungkap Kapolsek Deket, AKP Sri Iswati, Rabu (25/12/2024).

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Menyikapi kejadian tersebut, Kapolsek meminta agar pihak desa meningkatkan pengawasan pada aktifitas di telaga tersebut.

"Telaganya memang berada di tengah pemukiman, sudah saya sampaikan ke pihak desa agar lebih berhati-hati, juga agar meningkatkan pengawasan," bebernya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.