Senin, 22 Jun 2026 01:34 WIB

Ngaku Hamil 18 Bulan, Istri Dipukul Suami Sampai Kejang-kejang

ilustrasi penganiayaan
ilustrasi penganiayaan

jatimnow.com - Perselisihan rumah tangga Restu Ridho Ashar (25), pemuda asal Dusun Umbulrejo, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, harus berujung penjara.

Restu dilaporkan Misri (53), mertuanya atas kekerasan dalam rumah tangga. Dia diduga menganiaya Marlinda (23), istrinya, hingga korban harus dirawat di rumah sakit. Marlinda kejang-kejang pasca dipukul pelaku.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Padahal, Marlinda baru beberapa hari melahirkan buah cinta mereka. Keduanya masih serumah dengan orang tua/mertuanya di Dusun Krajan, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi.

"Kejadiannya Kamis (27/9/2018) lalu sekitar pukul 17.00 WIB," kata Kapolsek Rogojampi, Kompol Suharyono, Selasa (2/10/2018).

Awalnya, pelaku yang bekerja sebagai operator SPBU itu baru saja pulang kerja dan masuk ke kamar. Kemudian korban menyusul.

Di dalam kamar terjadi perdebatan antara keduanya, perihal masa kandungan anak mereka yang baru lahir.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Sang istri bersikeras seperti beberapa hari sebelumnya jika telah hamil selama 18 bulan. Suaminya meluruskan, bahwa hanya 8 bulan. Restu dan Marlinda sendiri menikah pada 24 Agustus 2017," ungkapnya.

Perdebatan itu berujung pada pertengkaran. Keduanya diam dan duduk saling membelakangi. Restu menghadap ke Barat dan Marlinda menghadap ke Timur. Namun beberapa lama kemudian Restu berdiri dan memukul pipi kanan istrinya.

"Kepala korban terhentak ke kanan belakang yang ada ranjang dipan dan tembok," ungkapnya.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Keesokan harinya pipi korban diketahui bengkak dan lebam kebiruan. Marlinda juga kejang-kejang yang membuat orang tuanya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Rogojampi. Restu akhirnya harus berurusan dengan hukum.

"Kemarin, Senin (1/10/2018) pelaku kita tangkap, korban sendiri hingga kemarin masih dirawat di rumah sakit," pungkasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.