Jumat, 19 Jun 2026 16:23 WIB

Universitas Jember Perkuat Layanan Konseling, Bantu Kesehatan Mental Mahasiswa

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 24 Des 2024 19:07 WIB
Konferensi pers Unej perihal mahasiswa tewas (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Konferensi pers Unej perihal mahasiswa tewas (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Jember (Unej) akan memperkuat layanan konseling bagi mahasiswa yang memiliki problem kesehatan mental untuk mencari bantuan.

"Untuk layanan Konseling sebenarnya sudah ada, cuma belum masif sosialisasi, secara kelembagaan kita menyediakan," kata Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni DR. Fendi Setyawan di kantornya, Selasa (24/12/1024).

Baca Juga: UKT Dinilai Memberatkan, Mahasiswa Unej Desak Transparansi dan Evaluasi Sistem

Langkah yang akan diambil di antaranya dengan giat menyosialisasikan keberadaan Pusat Layanan Konseling dan Disabilitas yang berada di bawah Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP).

Selain itu, memperkuat layanan konseling di tingkat fakultas dengan menyesuaikan karakteristik tiap fakultas dan mendorong mahasiswa untuk berani mencari bantuan.

Oleh karena itu, Fendi akan mendorong mahasiswa yang memiliki problem kesehatan mental maupun kesulitan belajar untuk mau berkonsultasi.

Baca Juga: Percepat Transformasi Digital, Linknet Teken MoU dengan Universitas Jember

Dosen di Fakultas Hukum ini juga akan mendorong dosen wali untuk lebih peduli dan peka kepada bimbingannya.

Bentuk pencegahan terhadap beragam potensi kekerasan yang dikhawatirkan menjadi penyebab problem kesehatan mental di lingkungan kampus juga sudah dilakukan.

Wujudnya dengan pembentukan Satuan Tugas
Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK), yang bertransformasi dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

Baca Juga: AXA Mandiri Hadir di Jember, Dorong Mahasiswa Melek Keuangan

Agar kejadian seperti yang dilakukan DRY asal Tulungagung tidak terjadi lagi, diharapkan peristiwa ini menjadi pelajaran untuk peduli kepada sesama dan saling membantu.

"Kami sangat terpukul dan menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya DRY. Ini di luar prediksi atau kehendak kita semua. Kita merasa kaget, tidak percaya kejadian itu akan terjadi di akhir masa studi," ungkap Fendi. 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.