Minggu, 14 Jun 2026 15:32 WIB

Parkir Berlangganan di Bangkalan Dihentikan, DPRD Panggil Dishub

Komisi I DPRD Bangkalan saat memanggil Dinas Perhubungan terkait dihentikannya kebijakan parkir berlangganan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Komisi I DPRD Bangkalan saat memanggil Dinas Perhubungan terkait dihentikannya kebijakan parkir berlangganan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi I DPRD Bangkalan memanggil Dinas Perhubungan usai munculnya kebijakan pemberhentian parkir berlangganan yang diterapkan beberapa waktu yang lalu.

Sekretaris Komisi I DPRD Bangkalan Nur Hakim mengaku menyesalkan adanya kebijakan tersebut. Menurutnya, semua kebijakan seharusnya dikoordinasikan terlebih dahulu sebelum diterapkan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Libatkan 616 Jukir Perluas Parkir Digital, Siapkan 3 Skema Bayar

"Sebelum menerapkan kebijakan baru, seharusnya ada kajian atau uji petik dengan kota lain," ujarnya, Selasa (24/12/2024).

Hakim juga mengatakan kebijakan parkir berlangganan yang sebelumnya diterapkan telah melalui kajian yang matang. Ia menyayangkan adanya pemberhentian kebijakan tanpa kajian ulang.

Baca Juga: Satpol PP Tertibkan Parkir Liar di SLG Kediri, Temukan Karcis Fotokopian

Pihaknya juga meminta agar Dishub Bangkalan melaksanakan sejumlah kebijakan dengan maksimal, di antaranya memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari parkir konvensional dan meningkatkan pelayanan parkir untuk masyarakat.

"Adanya parkir liar juga harus dirangkul agar pendapatan di sana juga bisa masuk ke PAD," imbuhnya.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Ia juga meminta Dishub memaksimalkan kinerjanya untuk melakukan pemantauan lebih intensif agar pendapatan dari sektor parkir untuk daerah bisa berjalan maksimal.

"Dan negara tidak boleh kalah dengan pihak-pihak tak bertanggung jawab yang mengganggu sistem parkir agar kebijakan ini bisa berjalan dengan lebih terarah dan meningkatkan pendapatan daerah," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.