Sabtu, 20 Jun 2026 12:46 WIB

Jember Sering Banjir, Anggota Komisi X DPR-RI: Solusinya Bangun Waduk Baru

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 23 Des 2024 13:30 WIB
Banjir di Kabupaten Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Banjir di Kabupaten Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hujan lebat yang terjadi hingga beberapa hari pasti berakibat banjir di wilayah Jember. Merespon masalah ini, anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyebutkan dibutuhkannya sebuah waduk baru.

Banjir yang terjadi di wilayah kota, rata-rata berasal dari aliran air sungai dari Pegunungan Argopuro sebelah utara dan dibawa sungai menuju ke kota.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Menurut saya, Jember mulai kehilangan tempat-tempat penampungan air. Misalnya di hulu, air di hulu langsung ke hilir tanpa ada penampungan," terangnya, Minggu (22/12/2024).

"Sebagaimana yang dilakukan Jakarta, di sekitar aliran sungai dari hulu ke hilir, dibangun waduk-waduk baru untuk penampungan," tambahnya.

Dengan begitu, maka waduk yang menampung air bisa diatur untuk turun ke bawah. Di samping itu, air juga bisa digunakan sewaktu-waktu jika wilayah di atas atau di bawah kekurangan atau kesulitan air.

"Dengan ditampung masa hujan, kemudian dijadikan danau atau waduk, musim kering itu bisa digunakan untuk pengairan ke sawah," ungkap Bang Pur, panggilan akrabnya.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

Politisi Golkar berpendapat, jika sudah ada waduk, maka minimal 50 persen air bisa ditampung atau air hujan bisa dikurangi.

Untuk pembangunan waduk, Bang Pur menyarankan Pemkab Jember untuk berkomunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta.

"Kebetulan Kementerian PUPR punya program irigasi, punya program bangun waduk. Itu bisa menjadi program prioritas nasional, yang kemudian dibawa ke Jember," ungkapnya.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Menurutnya, jika pembangunan dilakukan dengan APBD Jember, mungkin tidak akan cukup, mengingat waduk yang dibangun harus dengan anggaran yang cukup besar.

"Karena kalau menggunakan angaran APBD Jember, saya yakin tidak akan cukup, apalagi digunakan insfratruktur yang cukup besar seperti waduk," tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.