Senin, 15 Jun 2026 19:40 WIB

Soal Kasus Penipuan, Ahmad Dhani Siap Kembalikan Sisa Uang

Ahmas Dhani Prasetyo usai menjalani pemeriksaan dari Direskrimsus Polda Jatim, Senin (1/10/2018).
Ahmas Dhani Prasetyo usai menjalani pemeriksaan dari Direskrimsus Polda Jatim, Senin (1/10/2018).

jatimnow.com - Musisi sekaligus Politikus Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo gemas karena dirinya selalu menjadi pihak yang disalahkan atas kasus yang ia anggap sebagai salah alamat. Salah satunya kasus dugaan penipuan Rp 200 juta yang dilaporkan ke Polda Jatim oleh salah satu pengusaha.

Dhani mengatakan bahwa dirinya tidak bersalah atas kasus tersebut. Ia mengatakan bahwa laporan yang dituduhkan kepadanya merupakan urusan perdata bukan pidana.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Perkara yang terjadi antara Ahmad Dhani dengan pelapor yakni Zaini berawal ketika ia menyewa Band Dewa melalui mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko. Zaini pun mengirimkan uang muka sesuai kesepakatan sebesar Rp 400 juta.

Setelah uang diterima oleh Dhani, Dewa ternyata batal tampil, pada saat itu Zaini menuntut uang yang sudah ditransfer tersebut untuk dikembalikan.

"Kan ceritanya mau bayar Dewa. Sudah ditransfer tapi Dewanya nggak jadi konser, ya saya akhirnya ngembalikan, tapi akadnya sama Wali Kota Batu Rp 400 juta itu," jelasnya.

Dhani melanjutkan, jika dirinya telah mengembalikan sejumlah uang secara berangsur sebanyak Rp 300 juta yang telah diberikan ke Eddy secara bertahap. Sehingga tanggungan Dhani tersisa Rp100 juta. Namun, Zaini mengaku masih belum menerima Rp 200 juta.

Baca Juga: Nostalgia Dewa 19 Hidup di Kopi Dewa MERR Surabaya

"Yang transfer dia, tapi akadnya kan sama Wali Kota Batu. Seharusnya dia kan langsung menghubungi Wali Kota Batu,"ungkapnya.

Sementara itu, dengan kekurangan uang sebesar Rp 100 juta, Dhani mengaku akan segera menyerahkan kekurangan uang tersebut kepada Eddy yang saat ini berada di Lapas Sidoarjo.

"Saya sudah berhubungan dengan Wali Kota Batu. Mungkin rekan-rekan nanti mau saya ajak ke Lapas Sidoarjo sambil penyerahan cek Rp 100 juta itu," pungkasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.