Minggu, 21 Jun 2026 12:12 WIB

Lokasi-lokasi Rawan Macet di Lamongan saat Nataru 2025

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby saat menyiapkan personel untuk mengamankan Nataru. (Foto: Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)
Kapolres Lamongan, AKBP Bobby saat menyiapkan personel untuk mengamankan Nataru. (Foto: Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan Heru Widi mengatakan pihaknya telah memetaan titik rawan kemacetan lalu lintas di Wilayah Lamongan saat Natal dan malam tahun baru (Nataru) 2025.

Lokasi rawan kemacetan tersebut yakni di simpang tiga Deket, perlintasan sebidang Kodim dan Terminal Lamongan, Pasar Babat, dan Pasar Sidoharjo.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kami lakukan pengoptimalan waktu siklus traffic light. Bersama Polres Lamongan kita juga memasang rambu-rambu jalur alternatif dibeberapa tempat untuk meminimalisir kemacetan," kata Heru, Jumat (20/12/2024).

Untuk pengamanan Nataru, 204 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan Kabupaten Lamongan. pengamanan difokuskan pada titik-titik krusial seperti tempat ibadah, tempat rekreasi, pusat perbelanjaan.

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby Adimas Candra Putra mengatakan pengamanan juga difokuskan pada jalur mudik dengan mendirikan pos pelayanan (Posyan) di Terminal Lamongan, serta pos pengamanan (pospam) di Pasar Babat dan WBL Paciran.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

"Tentunya, pos yang tergelar ini diharapkan mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal bagi masyarakat,” kata Kapolres Bobby, di Halaman Kantor Polres Lamongan, Jumat (20/12/2024).

Kapolres Bobby menambahkan, pengaman melalui operasi lilin semeru 2024 yang berlangsung selama 13 hari mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025 diperlukan kesiapan yang matang.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Kapolres juga berpesan agar petugas pengamanan melibatkan organisasi masyarakat, tokoh agama untuk menjaga ketertiban.

“Terkait bencana alam, lakukan langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan cuaca ekstrem melalui kerja sama dengan TNI, Pemkab Lamongan, dan stakeholder terkait. Pastikan kesiapan tim tanggap bencana, tim rehabilitasi dan bantuan darurat pada seluruh wilayah rawan bencana, guna menjamin terlaksananya quick response dalam memitigasi dampak bencana,” ucapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.