Kamis, 18 Jun 2026 02:06 WIB

Kepala BNPB Perintahkan Perbaikan Tanggul Jebol Penyebab Banjir Ponorogo

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, saat meninjau lokasi banjir di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, saat meninjau lokasi banjir di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Banjir yang melanda Ponorogo, Senin (16/12/2024), disebabkan oleh hujan deras dan sejumlah tanggul yang jebol.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memerintahkan agar tanggul jebol segera diperbaiki tanpa menunggu banjir surut.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Tanggul yang jebol harus segera ditutup. Tidak perlu menunggu banjir surut karena proses tersebut bisa memakan waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu,” tegas Letjen Suharyanto saat meninjau lokasi banjir di Ponorogo.

Ia meminta koordinasi antara Kodim 0802 Ponorogo, Korem, Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta Kementerian PUPR untuk mempercepat proses perbaikan.

Keluhan dari warga mengenai tanggul yang sering jebol turut menjadi perhatian. Oleh karena itu, upaya penanganan harus dilakukan segera untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyatakan, pihaknya siap bekerja sama untuk memperbaiki tanggul dengan melibatkan beberapa pihak terkait.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

“Tanggul akan kami kerjakan besok (hari ini) sesuai arahan dari BNPB. Kami akan bergotong royong bersama BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum,” ujar Sugiri Sancoko.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, banjir merendam tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Sawoo, Kecamatan Sambit, Kecamatan Jetis.

Selain itu, Kecamatan Ponorogo Kota, Kecamatan Siman, Kecamatan Balong dan Kecamatan Mlarak.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Banjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menyebabkan lumpuhnya jalur provinsi Ponorogo-Pacitan dan Ponorogo-Trenggalek. Selain itu, dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat terseret arus banjir.

Dengan adanya instruksi dari BNPB dan dukungan pemerintah daerah, diharapkan tanggul jebol segera diperbaiki dan situasi di Ponorogo dapat kembali normal.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.