Sabtu, 20 Jun 2026 06:25 WIB

Pj Bupati Bangkalan Kembali Terapkan Parkir Sistem Karcis, Ini Penyebabnya

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemungutan retribusi pajak parkir berlangganan resmi dihapus. Hal tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait sistem parkir di Bangkalan.

"Selama 4 tahun berjalan, kami melakukan evaluasi terhadap parkir berlangganan dan banyak keluhan masyarakat," ujar Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie, Senin (16/12/2024).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Libatkan 616 Jukir Perluas Parkir Digital, Siapkan 3 Skema Bayar

Ia mengatakan, selama ini masyarakat harus membayar pajak parkir berlangganan namun di lokasi (area parkir berlangganan), masyarakat tetap diminta membayar retribusi oleh juru parkir. Padahal jukir tersebut sudah digaji.

Akibatnya, pemerintah akan kembali menerapkan sistem parkir dengan karcis. Dalam pelaksanaaannya, penyelenggara parkir di lahan milik pemerintah harus menggunakan karcis, memiliki izin operasional dari Dinas Perhubungan serta wajib memberikan karcis parkir kepada masyarakat.

"Selain itu, penyelenggara diwajibkan memberikan kontribusi sebesar 30 persen dari penghasilannya kepada pemerintah daerah," imbuhnya.

Baca Juga: Satpol PP Tertibkan Parkir Liar di SLG Kediri, Temukan Karcis Fotokopian

Aturan itu juga berlaku bagi penyedia jasa parkir khusus dan parkir di halaman milik sendiri, penyelenggara tetap harus diawasi dan memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah.

Arief mengatakan, penghasilan dari parkir berlangganan sebelumnya mencapai Rp5 miliar per tahun. Namun, yang terserap ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya sekitar Rp2 miliar karena sisanya habis untuk biaya operasional.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Melalui pengelolaan parkir berbasis karcis, saya berharap PAD daerah tetap dapat meningkat," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.