Kamis, 18 Jun 2026 03:49 WIB

3 Kecamatan di Trenggalek Terendam Banjir gegara Tanggul Jebol

Banjir yang menggenangi rumah warga di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Banjir yang menggenangi rumah warga di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - 3 Kecamatan di Kabupaten Trenggalek terendam banjir. Intensitas hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini, membuat tanggul di Sungai Ngasinan jebol.

Akibatnya, banjir menggenang di kawasan pemukiman di sepanjang sungai tersebut. Banjir juga menyebabkan pelayanan masyarakat seperti kesehatan dan pendidikan terhenti.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kepala BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi mengatakan, berdasarkan data Pusdalop tercatat ada tujuh desa dan kelurahan di tiga kecamatan yang terdampak banjir, yakni Kecamatan Trenggalek, Karangan dan Pogalan.

Ketinggian banjir mencapai sekitar 50 cm hingga 80 cm.

Pihak Dinsos Trenggalek juga telah membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir, mengingat banyak perabotan warga yang saat ini terendam banjir.

"Ini tadi dinsos telah menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya, Senin (16/12/2024).

Salah satu wilayah yang terdampak banjir yang paling parah berada di Kelurahan Kelutan. Tercatat ketinggian air mencapai 70 centimeter hingga 1,5 meter.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Lurah Kelutan, Pamuji Rochmad menerangkan, total terdapat 2.200 warga yang terdampak banjir. Banjir juga menyebabkan pelayanan publik terganggu, seperti 1 Pustu, 2 SD, 2 pondok pesantren hingga pelayanan desa.

Banjir ini disebabkan tanggul Sungai Ngasinan jebol, usai diterjang hujan dengan intensitas tinggi. Bahkan saat ini banjir belum surut karena elevasi antara daratan dan sungai mencapai 2 meter.

"Banjir bisa surut ketika debit Sungai Ngasinan turun," paparnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Pamuji juga menyediakan posko pengungsian kepada warga yang terdampak banjir di gedung Kantor Kelurahan Kelutan. Saat ini warga membutuhkan bantuan makanan dan perahu karet dalam bencana banjir tersebut.

Mereka juga berharap ada bantuan pompa air untuk mengalirkan banjir ke sungai.

"Posko pengungsian kami siapkan untuk warga," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.