Kamis, 18 Jun 2026 08:29 WIB

Wamenko Kemenkumham Jatim Otto Hasibuan Serukan Kolaborasi Membangun Negeri

  • Penulis :
  • | Minggu, 15 Des 2024 15:33 WIB
Wamenko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Prof. Otto Hasibuan. (Foto: Humas Humas Kemenkumham Jatim for jatimnow.com)
Wamenko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Prof. Otto Hasibuan. (Foto: Humas Humas Kemenkumham Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Prof. Otto Hasibuan, memberikan materi dalam kegiatan yang digelar oleh LKBH Umsida dan MHH PWM Jatim di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo pada Minggu (15/12/2024).

Dalam paparannya, Wamenko menyampaikan bahwa yang harus dilakukan untuk mengatasi berbagai persoalan di negara Indonesia adalah membangun kolaborasi.

Baca Juga: 37 Warga Binaan High Resiko di Jawa Timur Dipindah Ke Nusakambangan

"Tidak bisa kita menyelesaikan persoalan-persoalan di negeri ini dengan berdiri sendiri. Kita harus membangun kolaborasi. Itu yang selalu disampaikan oleh Presiden RI," jelasnya.

Dengan tegas, Otto juga menyampaikan bahwa kolaborasi yang dimaksud adalah bukan jalan untuk kolusi, namun bersinergi membangun hal yang positif untuk masyarakat.

Sebagai perumpamaan adalah tubuh, dimana kerja tubuh akan maksimal apabila setiap organ berjalan sesuai fungsinya masing-masing.

"Yang paling penting dalam berkolaborasi adalah jangan merasa diri yang paling hebat, karena pada dasarnya kita semua memiliki peran penting untuk keberhasilan dan tujuan organisasi," urainya.

Wamenko juga berharap kegiatan yang dilakukan hari ini dapat berkontribusi positif sehingga masyarakat Indonesia akan semakin baik ke depannya.

Baca Juga: Payung Hukum Koperasi Merah Putih se-Jatim Rampung

"Kita harus optimis, dan kita juga harus berpihak kepada rakyat. Karena pada hakikatnya dalam semua pekerjaan yang kita lakukan, keberpihakan kepada rakyat adalah yang utama ," jelasnya.

Presiden RI, lanjutnya, memberikan atensi terhadap pemberantasan korupsi hingga peredaran gelap narkoba. Rencana pemerintah untuk memberikan amnesti kepada beberapa orang juga dilakukan.

"Atas kebaikan hati Presiden RI dan tentu saja hal itu dilakukan setelah meminta pertimbangan DPR," urainya.

Baca Juga: Perdana WFA, Kepala Kanwil Kemenkum Jatim Tegaskan Disiplin Kerja

Paradigma berfikir juga harus dirubah, khusus terkait dengan Pemasyarakatan. Dimana saat ini bukan lagi tentang bagaimana teori balas dendam dijalankan saat ada orang bersalah masuk ke dalam Lapas.

"Lembaga Pemasyarakatan menjadi wadah untuk membuat orang kembali menjadi manusia yang lebih baik dan dapat diterima di masyarakat," tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wamenko didampingi oleh Kakanwil Kemenkumham Jatim Heny Yuwono dan Kadiv Imigrasi Herdaus.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.