Senin, 22 Jun 2026 05:05 WIB

Disnak Bangkalan Wajibkan Kios Penjual Daging Miliki Sertifikat Halal

Salah satu kios penjual daging di pasar tradisional Bangkalan yang mendapat stiker halal. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Salah satu kios penjual daging di pasar tradisional Bangkalan yang mendapat stiker halal. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam mengonsumsi daging sapi, kini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bangkalan mewajibkan seluruh lapak atau kios penjual daging memiliki sertifikat halal.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak) Kabupaten Bangkalan, Ir. Iskandar Ahidayat mengatakan, pihaknya turun langsung ke pasar untuk menempeli stiker halal di tiap kios daging.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Meski begitu, tak semua kios ditempeli stiker itu. Pihaknya hanya menempelkan pada kios yang menjual daging dari Rumah Potong Hewan (RPH) yang telah mengantongi sertifikat halal.

"Ini upaya kami untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk memilih produk daging dari sumber yang terjamin halal dan higienis," ujarnya, Minggu (15/12/2024).

Baca Juga: Kasus PMK di Kediri Naik Lagi: 1 Ekor Mati, 5 Dipotong Paksa

Meski begitu, hingga saat ini jumlah kios yang memiliki sertifikasi halal masih sangat sedikit. Disnak berjanji akan mempercepat proses sertifikasi halal dengan memberikan edukasi kepada para pedagang dan mempermudah akses pengurusan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Efendi, meminta agar sertifikasi halal menjadi standar wajib bagi seluruh penjual daging, baik yang melakukan pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH) maupun yang mendatangkan daging dari luar daerah.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Tidak hanya yang memotong di RPH, tapi juga pedagang yang membawa daging dari luar Bangkalan harus memiliki sertifikasi halal, sehingga seluruh daging yang beredar di Bangkalan terjamin keamanan dan kehalalannya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.