Senin, 15 Jun 2026 19:24 WIB

Ahmad Dhani Penuhi Panggilan Polisi Soal Kasus Tudingan Idiot

Ahmad Dhani saat tiba di Mapolda Jatim, Senin (1/10/2018).
Ahmad Dhani saat tiba di Mapolda Jatim, Senin (1/10/2018).

jatimnow.com - Musisi Ahmad Dhani menepati janjinya mendatangi Subdit Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Senin (1/10/2018).

Dengan mengenakan kaus warna hitam dan berkopiah. Ia datang bersama pengacaranya di Mapolda Jatim sekitar pukul 15.05 Wib.

Baca Juga: Nostalgia Dewa 19 Hidup di Kopi Dewa MERR Surabaya

Kedatangan Dhani ini atas panggilan kasus ujaran kebencian yang dilontarkan kepada massa aksi Koalisi Elemen Bela (KEB) NKRI saat di Hotel Majapahit pada, Minggu (26/8/2018). Saat itu, Dhani sempat melontarkan kalimat peserta demo idiot.

Namun, ketika Ahmad Dhani ditanya alasan pemanggilannya itu, ia hanya menjawab singkat dan langsung masuk ke Ditreskrimsus untuk menemui penyidik.

"Masalahnya ya nanti aja lah. Yang jelas yang penting saya datanglah," ujarnya singkat.

Dhani mengatakan apapun yang akan ditanyakan oleh penyidik nantinya akan diinformasikan semua kepada awak media.

"Oh pasti, saya kan sudah biasa ditanya penyidik," imbuhnya.

Sebelumnya, saat ditemui dalam acara Deklarasi Organisasi Beginner Entrepreneur Uno di Resto Kaya Jalan Jemursari, Dhani mengatakan kedatangannya ke Polda Jatim tidak ada persiapan apapun. Ia mengaku yang penting datang untuk memenuhi panggilan.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Pokoknya dipanggil datang saja. Ndak ada persiapan, pokoknya datang saja menceritakan apa kasusnya itu," kata Dhani.

Sementara itu, Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Agus Santoso mengatakan bahwa Ahmad Dhani sudah menepati janjinya untuk memenuhi panggilan kepolisian. Panggilannya kali ini tentang laporan adanya dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Ahmad Dhani.

"Pemanggilannya sekarang berkaitan dengan laporan seseorang saat di Hotel Majapahit yang menyatakan ucapan kebencian yang kemudian diviralkan ke kaus masing-masing," ujar Agus kepada awak media.

Agus melanjutkan. Dari unggahan videonya yang viral di media sosial itu mendapatkan tanggapan dan reaksi masyarakat dan pada akhirnya berujung laporan.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.