Rabu, 17 Jun 2026 07:54 WIB

Petani Tambak Sidoarjo Terdampak Rob Butuh Ekskavator, Camat: Belum Direalisasi

Camat Sedati Sidoarjo, Abu Dardak. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Camat Sedati Sidoarjo, Abu Dardak. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Hingga saat ini, bantuan untuk para petani tambak terdampak rob pasang air laut yang merendam ratusan hektar lahan tambak di pesisir pantai timur Sedati Sidoarjo belum juga didapatkan. Salah satu harapan para petani adalah diturunkannya alat berat berupa ekskavator atau beko untuk mengatasi dampak rob tersebut.

Camat Sedati Sidoarjo, Abu Dardak mengatakan bahwa para petani tambak dan pihak perangkat desa sudah mengupayakan berbagai cara bagi para petani tambak yang terkena rob.

Baca Juga: Dampak New Moon, Banjir Rob Ancam Pesisir Jatim 12-18 Juni 2026

"Musibah ini memang sudah belasan tahun, sudah 25 tahun. Dimungkinkan ini akan terus berlangsung selamanya disini. Berbagai upaya juga sudah dilakukan, namun belum ada hasilnya," ucapnya kepada jatimnow.com, Jumat (13/12/2024).

Lebih lanjut, ia dan pihaknya telah melaporkan permasalahan ini kepada Pemkab Sidoarjo.

"Tentunya kami berharap campur tangan pemerintah nanti berupa upaya pencegahan. Juga dengan lembaga kegiatan sosial kemasyarakatan akan memberikan bantuan berupa sembako," jelasnya.

Saat ini, pendataan tengah dilakukan terhadap para petani terdampak yang nantinya akan dilaporkan ke Dinas Perikanan Pemkab Sidoarjo.

Abu Dardak melanjutkan, sebelumnya ia juga pernah membicarakan soal ini dengan para petani tambak.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Mereka menginginkan adanya beko (ekskavator) bantuan dari pemerintah agar diberikan kepada warga di daerah tambak, supaya di musim kemarau, sebelum hujan, mereka bisa menanggul tambaknya," terangnya.

"Upaya-upaya dari desa sendiri tentang penanggulangan rob sudah diupayakan seperti di Kalanganyar, Banjar Kemuning, Tambak Cemandi, Gisik sudah diupayakan, namun tidak mampu menanggulangi rob. Begitu proses pembangunan tanggul selesai, jebol lagi. Sehingga mereka sekarang tidak ada harapan, putus asa. Akibatnya hingga saat ini lahan tambak yang terendam dibiarkan," imbuh Abu Dardak.

Tidak hanya lahan tambak yang terendam, peristiwa penjarahan hasil tambak juga turut terjadi.

"Penjarahan hasil tambak juga terjadi, kami juga tidak bisa mengamankan secara penuh karena kita tidak punya Pol Airud, kemudian petani tambak sendiri juga tidak mungkin mengamankan laut ataupun tambaknya seluas itu," ungkapnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Jadi kami juga sering mendapatkan hasil tambak dari petani kami dijarah oleh nelayan pencari ikan di luar daerah. Tentang ini kami juga butuh campur tangan semua pihak yang komprehensif antara pemda, provinsi hingga pusat untuk menangani masalah banjir rob di Sedati Sidoarjo ini," tambah Abu Dardak.

Ia berharap, peristiwa rob yang menenggelamkan ratusan tambak ini juga dibarengi dengan adanya penanganan efisen yang menyatu dengan alam.

"Selain kami mengharapkan bantuan pemerintah seperti beko, kami juga berharap masyarakat agar turut menanam mangrove di lahan tambak yang sudah menjadi daratan sehingga mereka mempunyai lahan untuk penanggul air yang kuat agar rob tidak menyerang tambak mereka kembali," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.