Selasa, 16 Jun 2026 13:48 WIB

8 Rumah di Pacitan Rusak akibat Tanah Retak, Keselamatan Warga Terancam

Kondisi rumah yang retak akibat tanah retak di Pacitan. (Foto: BPBD Pacitan)
Kondisi rumah yang retak akibat tanah retak di Pacitan. (Foto: BPBD Pacitan)

jatimnow.com - Sedikitnya 8 rumah di Dusun Salam, Desa Karanganyar, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, mengalami kerusakan lantai ambles hingga dinding rumah retak, akibat pergerakan tanah. Ini terjadi setelah hujan mengguyur daerah tersebut selama berjam-jam.

Delapan rumah yang terdampak adalah milik warga bernama Sujito, Suryadi, Debi Maryanto, Sandiman, Tukiyat, Surani, Sugito, dan Susanto. Para pemilik rumah terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman demi keselamatan mereka.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Sujito, salah satu korban, mengungkapkan bahwa suara gemuruh sering terdengar saat hujan lebat.
“Pengen tetap tinggal, tetapi untuk kepentingan keselamatan ya mengungsi,” kata Sujito, Kamis (12/12/2024).

Warga mengungsi

Ia kini menumpang di rumah saudara atau tetangganya karena kondisi rumahnya sudah tidak layak huni, terutama dengan musim hujan yang masih berlangsung.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

“Ya jelas tidak berani lagi untuk menempati, takut berisiko lebih buruk. Nanti malam tidur di rumah tetangga,” imbuhnya.

BPBD rencanakan relokasi

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Radite Suryo Anggono, menyatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan bantuan darurat dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk rencana relokasi.

Baca Juga: Terdampak Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak

“Sementara kita berikan bantuan darurat, dan nanti coba kita koordinasi dengan dinas terkait agar diusulkan ke pemprov untuk rencana relokasi,” ujar Radite.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi bencana. Terutama di kawasan rawan pergerakan tanah seperti Pacitan, yang kerap terdampak selama musim hujan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.