Senin, 15 Jun 2026 03:54 WIB

Satu Keluarga di Kediri Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Perampokan

Rumah korban satu keluarga yang tewas di Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Rumah korban satu keluarga yang tewas di Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satu keluarga di Dusun Gondanglegi, Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, pada Kamis (5/12/2024).

Ayah, ibu dan anak itu ditemukan oleh warga sekitar pukul 08.30 WIB. Masing-masing bernama Agus Komarudin (38), istrinya Kristina (34) yang sama-sama berprofesi sebagai guru dan anaknya Christian Agusta Wiratmaja (9). Sedangkan, Samuel Putra (8) anak kedua korban masih hidup.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Kepala Dusun Gondanglegi, Roesmani. Kapolsek Ngancar AKP Chardi Kukuh yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi TKP bersama Tim Identifikasi Polres Kediri dan bidan desa Betty untuk memastikan kondisi korban.

Awalnya, saksi Sumaji, Supriono dan Ilham, rekan korban sebagai guru, mendatangi rumah Agus sekitar pukul 08.30 WIB karena korban tidak datang mengajar di SDN 1 Babatan hari itu. Padahal dia hanya izin satu hari saja. Namun, saat itu rumah korban tertutup rapat. Saat dibuka paksa lewat jendela, salah satu saksi Supriono melihat darah berceceran di dalam rumah korban.

“Karena tidak bisa dihubungi saksi-saksi akhirnya datang ke rumah saudara Agus, pada saat tiba di lokasi dalam keadaan pintunya tertutup. Pada saat diketok-ketok pintunya, tidak ada yang keluar. Akhirnya salah satu keluarga korban yang bernama Supriono membuka lewat jendela kamar dan ada bekas darah di atas kasur namun tidak berani masuk,” kata Kukuh.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

“Salah satu saksi (kemudian) melihat dari lubang tembok kayu di dapur ada tangan tergeletak di lantai dapur yg diduga tangan saudari Kristiani. Setelah itu keluarga korban menghubungi perangkat desa Pandantoyo dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngancar,” tambahnya.

Dari olah TKP, dua korban tergeletak di dapur dengan berlumuran darah, sementara satu korban anak tergeletak di ruang tengah dengan berlumuran darah.

“Satu korban masih hidup tergeletak di kamar tengah (Samuel Putra), kini dirawat di RSUD SLG,” terangnya.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

Berdasarkan pemeriksaan awal, ketiga korban mengalami luka pada kepala dan meninggal dunia.

“Menurut keterangan dokter dan Inafis Polres Kediri bahwa ketiga korban diduga dibunuh,” tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.