Rabu, 17 Jun 2026 10:43 WIB

BHP Surabaya Harap Harta Peninggalan Safe Deposit Box Dikelola Tepat Sasaran

  • Penulis :
  • | Rabu, 04 Des 2024 09:15 WIB
Urun rembug BHP Surabaya bersama Bank Jatim. (Foto: BHP Surabaya/jatimnow.com)
Urun rembug BHP Surabaya bersama Bank Jatim. (Foto: BHP Surabaya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepala Balai Harta Peninggalan Surabaya, Hendra Andy Satya Gurning, menghadiri undangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk sebagai narasumber dalam acara Sosialisasi dan Konsultasi Proses Pengurusan Harta Peninggalan. Acara yang diselenggarakan oleh Divisi Pengembangan Produk Bank Jatim tersebut merupakan rangkaian agenda penyusunan kebijakan Bank Jatim khususnya dalam layanan Safe Deposit Box.

Dalam kesempatan itu, Hendra berterima kasih atas undangan yang ditujukan kepada BHP Surabaya. Menurutnya, Bank Jatim merupakan lembaga perbankan pertama yang menaruh perhatian lebih terhadap pengelolaan harta peninggalan sehingga pihaknya sangat mengapresiasi keseriusan Bank Jatim dalam pengelolaan harta peninggalan.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Lebih lanjut, Hendra menguraikan peran Balai Harta Peninggalan dalam memberikan perlindungan hak keperdataan atas harta peninggalan yang tidak diketahui keberadaan pemiliknya, kuasa yang diitunjuk, ahli waris dan wasiatnya.

Hendra menjelaskan bahwa terdapat tiga pintu masuk agar harta peninggalan yang tidak diketahui keberadaan pemiliknya, ahli warisnya, wasiat maupun kuasa yang ditunjuk dapat dilakukan pengurusan sebagaimana fungsi BHP, yaitu Afwezigheid, Onbeheerde Nalatenschap, yang ketiga adalah penatausahaan uang pihak ketiga terhadap dana dan titipan daluwarsa lainnya yang berdasarkan peraturan perundang-undangan diserahkan kepada BHP.

Baca Juga: Kejari Jember Ungkap Dugaan Kesengajaan di Balik Kebakaran Bank Jatim Kalisat

Sebelumnya, Bank Jatim mengungkapkan bahwa selama ini terdapat banyak penyewa Safe Deposit Box (SDB) yang menitipkan harta kekayaannya namun tidak diketahui keberadaan pemiliknya. Oleh karenanya Hendra menilai bahwa keputusan mengundang BHP merupakan langkah yang tepat karena hal tersebut merupakan tugas dan fungsi dari BHP.

Pihaknya berharap bahwa pengelolaan harta peninggalan yang saat ini berada di Bank Jatim agar dikelola tepat sasaran.

Baca Juga: Liga Padel Berjenjang Resmi Dimulai di Surabaya, Peluang Atlet Muda Terbuka Lebar

“Di dalam suatu harta kekayaan terdapat manfaat yang menjadi hak dari sang pemilik maupun ahli warisnya, untuk itu pengurusan harta peninggalan tidak boleh sembarangan,” tutur Hendra.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.