Rabu, 17 Jun 2026 12:10 WIB

Fakta-fakta Mayat Wanita Dibakar di Bangkalan, Korban Mahasiswi UTM

Pelaku saat diperiksa petugas. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Pelaku saat diperiksa petugas. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kasus pembakaran wanita di Desa Banjar Kecamatan Galis, Bangkalan terus didalami polisi. Terbaru, pelaku ditangkap saat kabur ke rumah orang tunya usai membakar korban.

1. Identitas pelaku dan korban

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan pelaku yakni Moh Maulidi Al Izhaq (21) asal Desa Lantek Timur Kecamatan Galis, Bangkalan.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Sedangkan korban yakni EJ (20) asal Kabupaten Tulungagung yang merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian semester 5 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan.

"Pelaku saat ini masih kuliah di STIT Al Ibrohimy Bangkalan, sudah semester 7 jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI)," ujar Febri, Senin (2/12/2024).

2. Penyebab cekcok

Febri mengatakan, kejadian sadis itu bermula saat pelaku mengajak korban untuk menggugurkan kandungannya yang berusia 2 bulan. Pelaku lalu mengajak korban ke sebuah tempat pijat kandungan di wilayah Galis, sekitar pukul 19.00, Minggu (1/12).

Namun, sebelum tiba di tempat itu keduanya cekcok diatas motor. Korban meminta pelaku bertanggung jawab dan mengancam akan melaporkan pelaku ke polisi.

"Menurut pelaku, korban ini hamil 2 bulan namun kami akan memastikan melalui pemeriksaan medis," imbuhnya.

Pelaku yang gelap mata lalu memberhentikan laju motornya di sebuat tempat sepi bekas gudang pemotongan kayu di Desa Banjar Kecamatan Galis, Bangkalan. Di tempat itu, pelaku lalu mengeluarkan goloknya.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

3. Pelaku bawa golok

"Jadi senjata tajam itu sudah dibawa oleh pelaku dari rumahnya, pengakuannya golok itu selalu dibawa untuk sikep (jaga-jaga)," ungkapnya.

Usai mengeluarkan golok itu, pelaku langsung membacok badan korban. Korban sempat lari namun pelaku membacok bagian kepala korban.

"Korban sempat melindungi kepalanya dengan tangan, namun pelaku kembali membacok hingga jari korban terputus," terangnya.

4. Beli bensin

Korban yang sudah tidak berdaya itu lalu jatuh ke tanah. Pelaku lalu menggorok leher korban hingga nyaris terputus. Tak cukup sampai disitu, pelaku menyeret korban ke dekat gudang kosong itu lalu membakarnya.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Pelaku membakar korban menggunakan bensin yang ia beli dari toko sekitar lokasi. Aksi itu dilakukan untuk menghilangkan barang bukti," pungkasnya.

Namun kobaran api pembakaran korban diketahui warga setempat. Warga lalu melaporkan kejadian itu ke polisi.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.