Sabtu, 20 Jun 2026 10:48 WIB

389 Pelajar SD di Tulungagung Ikuti Uji Coba Makan Sehat Bergizi

Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno saat memantau uji coba makanan bergizi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno saat memantau uji coba makanan bergizi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 389 pelajar SD di Tulungagung mengikuti ujicoba pelaksanaan pembagian makanan bergizi. Uji coba ini dilakukan di 4 SD yakni SDN 03 Pelem Campurdarat, SDN Plandaan Kedungwaru, SDN Mulyosari Pagerwojo dan SDN Jabalsari Sumbergempol.

Uji coba ini dilakukan untuk mengatehui formulasi yang tepat guna menjalankan program tersebut tahun depan.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan kegiatan ini adalah salah satu wujud dukungan Pemkab Tulungagung atas program pemberian makanan sehat bergizi bagi pelajar.

Wilayah rawan pangan

Keempat SDN tersebut dipilih karena masuk dalam kategori desa rawan pangan di masing-masing eks kawedanan yang di kabupaten Tulungagung. Mereka mendapatkan satu paket kotak makanan berisi nasi, sayur, lauk pauk dan susu.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

"Kenapa SD ini dipilih karena mewakili SD yang ada di desa rawan pangan yang ada di eks kawedanan Kabupaten Tulungagung," ujar Heru, Sabtu (30/11/2024)

"Kita akan rumuskan formula yang tepat, pas dan cocok untuk kita laksanakan. Bagaimana menu, jam pembagian dan lainnya. Makanya kita lakukan uji coba ini. Kalau informasi sementara sasarannya itu kan pelajar SD, SMP dan SMA setiap hari, tapi kita juga masih menunggu petunjuk selanjutnya dari pemerintah pusat," tuturnya.

Baca Juga: Belasan Anak TK Jember Diduga Keracunan MBG, Satgas Minta Penutupan SPPG

Alokasi anggaran

Disinggung soal implementasi program ini di tahun depan, Heru Suseno mengungkapkan bahwa selama ini pihaknya masih dalam persiapan, seperti persiapan alokasi anggaran dan OPD yang kemungkinan akan melaksanakannya, sebab belum ada petunjuk pasti soal pelaksanaannya dari pemerintah pusat.

"Masih kita tunggu petunjuk selanjutnya bagaimana, yang pasti kita sudah menyiapkan, baik itu anggaran maupun OPD yang nantinya bisa ditunjukkan sebagai pelaksana kegiatan ini," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.