Senin, 15 Jun 2026 10:14 WIB

Jalan Bandealit Jember Ambles, Baru Tasyakuran 16 November

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 29 Nov 2024 19:55 WIB
Jalan Bandealit Jember yang ambles (Foto: tangkapan layar media sosial)
Jalan Bandealit Jember yang ambles (Foto: tangkapan layar media sosial)

jatimnow.com - Baru saja dilakukan tasyakuran yang menandai selesainya pengaspalan di area Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, kecamatan Tempurejo Jember, kini kondisi jalan sudah mulai ambles.

Bupati Jember Hendy Siswanto, sempat melakukan tasyakuran bersama warga Bandealit atas selesainya proses pengaspalan, pada 16 November 2024.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Namun kini, Jumat (29/11/2024) jalan yang baru saja selesai digarap oleh PT Rajendra Pratama Jaya dengan panjang 15 Kilometer, dengan anggaran belasan miliar yang bersumber dari APBD Jember.

Video Jalan Bandealit yang rusak juga viral dan tersebar di beberapa media sosial, karena masyarakat Jember banyak yang tahu jika jalan tersebut baru selesai dibangun.

M.Abduh, warga setempat menyampaikan, ada beberapa titik tebing yang longsor, namun bisa dilalui oleh sepeda motor dan untuk roda empat belum bisa.

"Ada beberapa titik lagi, itu rusak seperti yang di video. Cuma yang terparah yang saya video. Ada dua titik kalau tidak salah itu," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (29/11/2024).

Tidak hanya jalan yang rusak, Abduh menyebutkan, jika 5 hari yang lalu dia sempat melihat gorong-gorong jembatan yang baru dibangun sudah retak.

"5 hari yang lalu itu, seluruh jembatan yang ada gorong-gorongnya itu sudah kelihatan ambles memang, sebelum hujan sekarang terjadi," sebutnya.

Ia menilai, jembatan yang baru selesai dibangun itu kualitasnya memang buruk sekali. "Iya cuma jembatan, bukan yang lainnya. Bukan aspal yang kita bahas. Ada yang 50 centimeter dan 1 meter itu sudah kelihatan ambles," terangnya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Sepengetahuannya, rusaknya jembatan itu karena ada truk bermuatan berat yang melintasi jalan tersebut.

"Dilewati truk molen yang membawa beton cor itu," ungkapnya.

Sedangkan jalan yang rusak, panjangnya ratusan meter. "Semuanya baru. Jalan rusak antara 100 sampai 150 meter dari total yang baru, itu 15 kilometer totalnya," sebutnya.

Akibat dari jalan aspal yang rusak itu, Abduh menyampaikan, sangat berdampak dengan aktifitas warga.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Akses orang mau belanja, ada orang sakit kita susah. Jadi kita harus kirim menggunakan tandu dulu, antar jemput dari bawah, minta dijemput," akunya.

Namun untuk saat ini, kendaraan roda empat atau mobil untuk sementara disarankan untuk tidak melintasi jalan tersebut.

Mewakili warga, Abduh memohon agar jalan tersebut segera diperbaiki.

"Pihak terkait penanganan kayak jalan, kita berharap segera diperbaiki. Jalannya yang rusak segera diperbaiki," pintanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.