Kamis, 18 Jun 2026 22:00 WIB

Penutupan Akses Jalan Masuk Sekolah oleh Takmir Masjid di Jember Tuai Polemik

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 23 Nov 2024 11:30 WIB
Pembangunan penutupan akses jalan ke sekolah oleh Takmir Masjid. (Foto: Heri/jatimnow.com)
Pembangunan penutupan akses jalan ke sekolah oleh Takmir Masjid. (Foto: Heri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Akses jalan untuk masuk ke Sekolah Dasar Swasta (SDS) dan TK Nurul Islam di Desa Karang Semanding, Kecamatan Balung Jember ditutup oleh takmir masjid. 

Pihak sekolah tidak mengetahui secara pasti alasan takmir masjid menutup akses satu-satunya ke sekolah tersebut. Padahal, jalan itu sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Seharusnya atau sebaiknya, pihak takmir itu kan musyawarah dulu sebelum melangkah, apa-apa yang ada di masjid," kata Ketua Yayasan Nurul Islam Lukman Sodiq, Jumat (22/11/2024). 

Lukman yang juga pernah menjadi takmir masjid mulai tahun 2008 hingga 2017 belum pernah ada rencana menutup akses jalan ke sekolah. 

"Saya dulu takmir masjid mulai tahun 2008 dan sekarang sudah diganti, sibuk di sekolah," akunya 

"Karena, untuk pendidikan ini kan ada di belakang masjid, jadi kalau ada apa-apa sebaiknya bermusyawarah dulu dengan pihak sekolah," ungkapnya. 

Atas kejadian ini, pihaknya melaporkan ke kepala desa setempat, Selasa 19 November 2024 untuk mencari jalan keluar.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Saya sudah sampaikan ke kades, cuma katanya kades tunggu dulu, saya mau survei Selasa kemarin," sebutnya. 

Dengan adanya rencana penutupan akses ke sekolah ini, yang mulai pembangunan Minggu kemarinnya akan berdampak kepada siswa-siswi yang sekolah. 

"Dengan adanya kejadian ini, saya sangat menyayangkan. Karena tidak ada jalan lain menuju ke pendidikan ini, kecuali jalan ini. Sedangkan di sebelah, rumah tetangga. Ini sama dengan menutup akses pendidikan," kesalnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Karang Semanding Fauzi langsung mengambil tindakan dan mempertemukan dari berbagai pihak, untuk mencari jalan keluar, Jumat (22/11/2024). 

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Kedua belah pihak, sudah menyatakan sama-sama sadar dan ini disaksikan oleh Muspika Kecamatan Balung, serta MWC NU ahli waris, Ketua BPD Karang Semanding, serta sekdes dan lainnya. 

"Kami mediasi, dengan masjid nurul islam dan juga pendidikan SD Nurul Islam, sampai detik ini masih menggebu-gebu, dan sudah ada jalan keluarnya," tegasnya. 

"Bahwa jalan akses yang menuju ke sekolah, dikembalikan seperti semula. Kedepan, ini menjadi pembelajaran buat kita semua untuk lebih baik lagi," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.