Selasa, 16 Jun 2026 23:00 WIB

Viral Video Berkas C Plano Spesimen Dibakar, KPU Bangkalan Panggil Pelaku

Pelaku pembakar berkas C Plano spesimen.(Foto: tangkapan layar.
Pelaku pembakar berkas C Plano spesimen.(Foto: tangkapan layar.

jatimnow.com - Terkait viralnya video seorang pria membakar berkas C Plano spesimen, KPU Bangkalan memanggil M, pria berpeci putih dalam video tersebut. Diketahui, M merupakan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Gunelap Kecamatan Sepulu, Bangkalan.

Komisioner KPU Bangkalan, Qomaruddin mengatakan pihaknya telah memanggil M tadi siang untuk mengklarifikasi aksi pembakaran dokumen itu. Menurutnya, aksi M itu didasari ketidaktahuan M atas aturan pencairan honor PPS.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Jadi pencairan honor PPS itu bisa diberikan ketika kewajiban PPS di kecamatan itu sudah rampung. Salah satu kewajibannya, yakni menyelesaikan SPJ," ujarnya, Jumat (22/11/2024).

Ia mengatakan, SPJ di Desa Gunelap memang sudah rampung. Namun, beberapa desa lain di Kecamatan Sepulu masih belum menyelesaikan. Akibatnya, jika terdapat 1 desa belum menyelesaikan kewajiban, maka berdampak pada seluruh PPS di kecamatan itu.

"Salah satu dampaknya itu honor belum bisa ditarik karena di kecamatan itu masih ada 2 desa yang belum menyelesaikan SPJ," imbuhnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Qomar menjelaskan, secara teknis honor telah diinput ke rekening masing-masing PPS. Hanya saja, status uang tersebut masih menjadi saldo tertahan. Namun, nantinya jika SPJ sudah dirampungkan, secara otomatis saldo itu dapat ditarik.

"Dan hal itu hanya terjadi di Kecamatan Sepulu, di kecamatan lain sudah rampung semua dan sudah bisa ditarik honornya,"ungkapnya.

Selain itu, Qomar menyebutkan jika aksi pembakaran berkas atau dokumen tersebut nantinya bisa dikenai sanksi. Namun, pemberian sanksi itu harus melalui sejumlah kajian dari divisi hukum dan pengawasan.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

"Saat ini masih dalam kajian oleh divisi terkait. Apakah tindakan pembakaran ini akan mendapat sanksi atau tidak, nanti masih menunggu hasil kajian,"pungkasnya.

Sebelumnya, aksi pembakaran berkas C plano spesimen dilakukan oleh M. Hal itu ia lakukan sebagai bentuk protes atas gajinya yang belum cair selama dua bulan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.