Minggu, 21 Jun 2026 05:13 WIB

Ibu asal Jember Melahirkan di Area Perkebunan, Tak Kuat Menuju Rumah Bidan

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 22 Nov 2024 13:25 WIB
Ibu yang melahirkan di area perkebunan. (Foto: tangkapan layar)
Ibu yang melahirkan di area perkebunan. (Foto: tangkapan layar)

jatimnow.com - Ibu asal Dusun Krajan, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul Jember melahirkan saat di jalan, area perkebunan Manggisan.

"Kondisi ibu dan bayi sehat, tidak ada masalah. Ini saya baru pulang, barusan dari sana. Saya tunggui, tidak ada masalah," kata Kepala Puskesmas Tanggul, Drg. Arie Werdiningsih saat dikonfirmasi, Jumat (22/11/2024).

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Arie menceritakan, ibu tersebut kemarin pergi ke rumah saudaranya di Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, dengan melintasi jalan di area perkebunan yang tanah, licin dan becek.

"Mau pulang sore rencana, karena hujan jadi bermalam di rumah saudaranya. Namun pukul 11 perutnya terasa kencang-kencang, lalu dia ngajak pulang ke Patemon dan akan pergi ke bidan," jelasnya.

"Karena di perjalanan tidak kuat, akhirnya melahirkan di tengah kebun. Karena tidak nutut ke rumah bidan. Dia pulang bersama tante dan suaminya," sambungnya.

Sepengetahuan Arie, jarak antara lokasi tempat melahirkan ke rumah saudara atau rumahnya sekitar 6 kilometeran.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Jalannya memang kurang bagus, terbuat dari tanah. Jadi jalannya pelan-pelan naik motor," sebutnya.

Mengetahui hal itu, dokter dan bidan puskesmas mendatangi rumah Rani dan melakukan pemeriksaan kepada ibu dan bayinya.

"Alhamdulillah ibu dan bayinya selamat. Jenis kelamin bayi perempuan, anak pertama," ungkapnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Untuk saat ini, pihak Puskesmas Tanggul akan terus melakukan pemantauan kepada ibu dan bayi tersebut.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.