Jumat, 19 Jun 2026 23:43 WIB

Apel Siaga dengan 15 Parpol Pengusung, Gus Fawait: Ada Wasit Ikut Main Bola

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 21 Nov 2024 19:21 WIB
Apel siaga 15 parpol pengusung Fawait-Djoko (foto: Sugianto/jatimnow.com)
Apel siaga 15 parpol pengusung Fawait-Djoko (foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon Bupati Jember 2024 Muhammad Fawait menyinggung sosok wasit yang mulai ikut campur dalam permainan bola. Hal itu ia ungkap dalam apel siaga bersama 15 parpol pengusungnya di Pilkada Jember.

Dalam hal ini, Gus Fawait menyindir tentang manuver penyelenggara pemilu yang ia nilai tidak netral.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

"Ada semacam tanda-tanda wasit ikut main bola, kalau mau main bola jadi pemain. Tetapi kali ini, wasit akan diawasi oleh rakyat kalau ada rencana tidak netral," ucap Gus Fawait, Kamis (21/11/2024).

Melihat fenomena tersebut, Gus Fawait mengajak kepada 15 parpol pengusungnya untuk ikut mengawasi, dan melaporkan potensi kecurangan dari penyelenggara pemilu dan lawan politiknya.

Baca Juga: Bupati Jember Serahkan Puluhan Kendaraan Penunjang Koperasi Merah Putih

Sebab, ia yakin, jika Pilkada Serentak 2024 ini berjalan secara netral, perjalanannya bersama Djoko Susanto akan mendapat jalan yang mulus.

"Izinkan kami anak desa diberi kesempatan mengabdi, saya komitmen akan membayar sampai akhir pengabdian saya. Saya pertaruhkan untuk membayar kepercayaan semua. Kemenangan tinggal beberapa hari lagi, ayo kita jaga bersama," jelas Mantan Bandahara DPD Gerindra Jatim itu.

Baca Juga: Bupati Jember Perintahkan Dinas TPHP Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi Nakal

Selain kemenangan, Gus Fawait ingin, 15 parpol yang mengusungnya mau mengakomodir suara warga Jember untuk mencoblos tanpa mahar. 

"Dengan tekad bersama, bukan karena Fawait dan Djoko, tapi demi pilar demokrasi yang menjaga marwah partai kita semua," tegasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.