Selasa, 16 Jun 2026 10:01 WIB

Komisi X DPR RI Tinjau PPDB Zonasi dan Kurikulum Merdeka di Surabaya

DPR RI Komisi X saat mengunjungi SMPN 19 Surabaya. (Foto: Laily for jatimnow.com)
DPR RI Komisi X saat mengunjungi SMPN 19 Surabaya. (Foto: Laily for jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik ke Kota Surabaya untuk membahas sejumlah isu strategis di bidang pendidikan.

Pembahasan isu strategis di bidang pendidikan itu meliputi penerimaan peserta didik baru (PPDB) berbasis zonasi, implementasi Kurikulum Merdeka, dan pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Anggota DPR RI Komisi X, Lita Machfud Arifin mengungkapkan pada kegiatan kunjungan kerja ini, pihaknya melakukan kunjungan ke SMPN 19 Surabaya dan dilanjutkan dengan diskusi bersama Penjabat Sementara (Pjs.) Wali Kota Surabaya beserta jajaran terkait.

"Tim Kunker Spesifik Komisi X DPR RI melaksanakan pertemuan dengan Pjs. Walikota Surabaya beserta jajaran guna membahas, pengawasan terhadap penerimaan peserta sidik baru zonasi, implementasi kurikulum merdeka dan ujian nasional," jelas Ketua DPD NasDem itu, Kamis (21/11/2024).

Menurutnya dalam pertemuan tersebut, salah satu isu yang menjadi sorotan adalah pengawasan terhadap pelaksanaan PPDB Zonasi. Sistem ini bertujuan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan, namun masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketimpangan fasilitas antar sekolah dan penyesuaian kapasitas di wilayah padat penduduk.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

Selain itu, pembahasan juga mencakup implementasi Kurikulum Merdeka, yang menjadi langkah transformasi pendidikan nasional. Kurikulum ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi sekolah dan guru dalam menyusun pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa, namun masih memerlukan dukungan pelatihan bagi tenaga pengajar dan penguatan infrastruktur sekolah.

Yang tak kalah penting, tim Komisi X DPR RI juga menyoroti kuota penerimaan siswa berkebutuhan khusus (ABK) dan keberadaan guru pengajar khusus bagi ABK. Hal ini menjadi bagian penting dari upaya menciptakan pendidikan inklusif yang ramah bagi semua anak, tanpa terkecuali.

“Kunjungan kerja ini merupakan kesempatan emas untuk berdiskusi dan berbagi informasi terkait berbagai inisiatif yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Dari diskusi ini, saran dan masukan yang konstruktif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di surabaya khususnya dan Indonesia pada umumnya,” sambungnya.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Kunjungan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pendidikan di Surabaya, sekaligus menjadi masukan berharga bagi penyusunan kebijakan pendidikan di tingkat nasional.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.