Sabtu, 20 Jun 2026 15:59 WIB

Fakta-fakta Oknum Polisi di Kediri Digerebek saat Pesta Sabu

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto. (Foto: Polres Kediri/jatimnow.com)
Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto. (Foto: Polres Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Oknum polisi di Kediri digerebek saat pesta sabu di sebuah rumah di Kecamatan Wates, beberapa waktu lalu. Kini, FW yang berdinas di Polsek Ngancar itu terancam dipecat.

Berikut redaksi merangkum fakta-fakta penggerebekan FW bersama 5 orang pelaku lain.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

1. Digerebek Bersama 3 Orang

Penggerebekan terhadap FW, dilakukan Tim Buser Satresnarkoba Polres Kediri di sebuah rumah di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Di sana, FW sedang menghisap sabu bersama dua orang lainnya.

Penggerebakan ini menurut Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto, berawal dari penangkapan EE (47) di salah satu wilayah di Kabupaten Kediri. Kemudian, tim bergerak ke Kecamatan Wates tempat FW berpesta.

"Dirumah tersebut ada tiga orang. Yaitu EA, AW dan FW oknum anggota tersebut," kata AKBP Bimo, dalam keterangannya yang diterima redaksi, pada Senin (18/11/2024).

2. Polisi Tangkap Pengedar dan Bandar

Tim Buser Satresnarkoba Polres Kediri kemudian melakukan pengembangan. Menurut keterangan dari para terduga pelaku, ada dua orang yang sedang kabur dalam perjalanan ke wilayah Purwoasri. Kedua orang terduga pelaku itu, JS dan EP.

“Setelah kita kejar dan berhasil ditangkap di wilayah Mengkreng dengan barang bukti sabu seberat 19 gram," tambahnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

3. Total Polisi Amankan 6 Orang

Total, Satresnarkoba Polres Kediri mengamankan 6 orang pengguna dan pengedar sabu. Salah satunya, FW oknum anggota Polsek Ngancar.

Masing-masing berinisial EE (47) residivis, EA (31), AW (28), FW (38) oknum anggota Polisi, JS (45) dan EP (33). JS merupakan bandar narkotika.

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto, menegaskan, penangkapan pelaku sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Kami Polres Kediri sangat amat mendukung program dari Bapak Presiden, program Asta Cita terkait pemberantasan narkotika baik di level pengguna maupun pengedar," tegas AKBP Bimo.

4. FW Terancam Dipecat

Kelima terduga pelaku saat ini sedang dimintai keterangan guna pemeriksaan lebih lanjut. Sementara FW terancam dipecat dengan tidak hormat.

"Sedangkan satu terduga pelaku oknum anggota Polisi tersebut sedang menjalani proses pidana umum kode etik internal kepolisian dan statusnya sekarang sebagai pengguna," tandas Kapolres Kediri.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.