Minggu, 14 Jun 2026 22:02 WIB

Berkah Pilkada, Jasa Percetakan di Lamongan Banjir Pesanan APK

Pelaku usaha percetakan di Lamongan menunjukan proses pembuatan APK. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pelaku usaha percetakan di Lamongan menunjukan proses pembuatan APK. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Masa kampanye Pilkada serentak 2024 menjadi berkah bagi pelaku usaha jasa percetakan di Lamongan.

Dalam 2 bulan terakhir pesanan untuk produksi banner, spanduk dan baliho sebagai salah satu perangkat alat peraga kampanye (APK) membeludak.

Baca Juga: KPU dan PFI Surabaya Resmikan Pameran Foto dan Karikatur Pilkada Serentak 2024

Dampak peningkatan signifikan dirasakan Budi Henggar, Owner Innoteck yang berada di jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Rangge, Lamongan. Ia mengaku merasakan berkah berlipat dari masa Pilkada 2024.

"2 atau 3 bulan terakhir ada mungkin 50-75 persen peningkatan pesanan untuk kampanye, karena kan serentak jadi makin banyak pesanan yang masuk," ungkap Budi, Senin (18/11/2024).

Bukan hanya para kontestan Pilkada Lamongan, para tim paslon daerah lain seperti halnya Bojonegoro, Tuban dan Gresik juga menggunakan jasa milik Budi.

Baca Juga: Ini Program Prioritas 100 Hari Pasangan Bupati Tulungagung Terpilih

"Di sini kami 2 mesin cetak berkapasitas 8 ribu meter per-hari, jadi bisa cepat memenuhi pesanan konsumen. Kami lebih di kecepatan, karena kampanye kan butuh itu jadi bisa segera disebar," bebernya.

Dikatakan Budi bahwa APK yang paling banyak permintaan yakni banner berukuran 60cm×40cm yang biasa dipasang di pohon, atau sepanjang jalan dan jembatan.

"Ukutan itu itu paling banyak, bisa ribuan mungkin kami mencetak. Kalau total kami cetak ya 15 ribu meter² selama masa pilkada," katanya.

Baca Juga: Gugatan Paslon 03 Dismissal, Pasangan Gabah Menangkan Pilbup Tulungagung

Lebih jauh Budi, mengaku Pilkada tahun ini memberi banyak keuntungan karena selain serentak di seluruh daerah juga kampanye konvensional menggunakan banner masih banyak dilakukan meski ada kampanye media sosial.

"Kalau kampanye sosial media saya rasa tidak berdampak untuk percetakan, kampanye konfensional dengan APK lebih berkesan dan mudah diingat," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.