Jumat, 19 Jun 2026 07:33 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo, Kejaksaan Periksa 7 Saksi

Penyidik Kejari saat menggeledah SMK PGRI 2 Ponorogo. (Foto: Kejari Ponorogo/jatimnow.com)
Penyidik Kejari saat menggeledah SMK PGRI 2 Ponorogo. (Foto: Kejari Ponorogo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo terus mendalami kasus dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo. Sejauh ini, tujuh saksi telah diperiksa terkait kasus yang mencakup periode tahun 2019 hingga 2024 ini.

Kasie Intel Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, menyatakan bahwa penyidik telah memeriksa tujuh saksi, termasuk dua pegawai dari Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Ponorogo-Magetan dan lima staf dari SMK PGRI 2 Ponorogo. 

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Untuk saat ini, baru tujuh saksi yang telah diperiksa. Penyelidikan masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan saksi,” jelas Agung pada Kamis (14/11/2024).

Agung juga menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat mengungkap identitas atau peran rinci para saksi yang diperiksa. 

“Kami akan sampaikan informasi lebih lanjut setelah proses penyidikan lebih lanjut. Jika sudah ada penetapan lebih lanjut, akan kami umumkan,” tambahnya.

Kejari Ponorogo menduga adanya penyalahgunaan dana BOS yang berkelanjutan sejak tahun 2019, dengan nilai dana yang mencapai miliaran rupiah. Namun, Agung belum dapat membeberkan modus operandi yang digunakan. 

Baca Juga: Kejari Jember Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

“Informasi terkait modus masih dalam ranah penyidikan, sehingga kami belum dapat menyampaikannya saat ini,” jelasnya.

Sebelumnya, tim penyidik dari Kejari Ponorogo melakukan penggeledahan di SMK PGRI 2 Ponorogo dan kantor Cabdindik Jawa Timur di wilayah Ponorogo-Magetan pada Selasa (12/11/2024). 

Dalam penggeledahan tersebut, sejumlah dokumen terkait pencairan dana BOS dan laporan pertanggungjawaban diamankan. Penyidik juga menyita perangkat komputer dan laptop yang diduga terkait dengan penyusunan dokumen-dokumen tersebut.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Kasus ini mencuat setelah adanya pengaduan dari masyarakat yang mencurigai adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo. Pihak Kejari menegaskan bahwa proses penyelidikan dana BOS dilakukan mulai dari tahun 2019 hingga 2024 untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pengelolaan dana pendidikan ini.

Proses pemeriksaan saksi masih berlanjut, dan pihak kejaksaan tidak menutup kemungkinan akan adanya penetapan tersangka dalam kasus tersebut jika ditemukan bukti yang cukup.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.