Selasa, 16 Jun 2026 16:44 WIB

1.857 Pasutri di Lamongan Bercerai, Alasanya Judi hingga Murtad

Halaman Kantor Pengadilan Agama Lamongan kelas IA Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Halaman Kantor Pengadilan Agama Lamongan kelas IA Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sepanjang 2024, angka pengajuan perceraian di Pengadilan Agama Kelas IA Lamongan tercatat sebanyak 2.277. Dari angka tersebut, 1.857 dikabulkan oleh majelis hakim.

PA Kalas IA Lamongan mencatat hal yang mendasari perceraian berasal dari berbagai masalah rumah tangga mulai dari perselingkuhan, ekonomi hingga judi.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Panitera Muda Hukun PA Kelas IA Lamongan, Suprayitno membeberkan dari 2.277 perkara yang masuk dari Januari - per 11 November 2024 berasal dari cerai talak sebanyak 596 pengaju dan 1681 cerai gugat.

"Dikabulkan 1.857, sebanyak 186 perkara berhasil dimediasi dan dicabut, 18 perkara ditolak, 39 perkara tidak diterima, 5 perkara digugurkan, 2 perkara dicoret dari registrasi," kata Suprayitno, Kamis (14/11/2024).

Data yang dihimpun PA Kelas IA Lamongan, dari putusan yang dikabulkan alasan perceraian didominasi masalah ekonomi sebanyak 802 perkara, kemudian perselisihan 627 perkara, dan 125 meninggalkan salah satu pihak.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Adapun alasan zina atau selingkuh 123 perkara, KDRT 43, mabuk 37, judi 80, dipenjara 7, kawin paksa 6, murtad 4, dan cacat 1 perkara," beber Suprayitno.

Sementara itu bila membandingkan angka perceraian di tahun 2023 mengalami penurunan drastis dari angka 2.336 menjadi 1.857 perkara dikabulkan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Tahun ini kami berupaya keras untuk mengurangi angka perceraian hal itu ditunjukan dari angka perkara dicabut yang sebagian dilakukan setelah dimediasi hal yang wajid dilalui pengaju sebelum tahap persidangan," urainya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.