Kamis, 11 Jun 2026 08:02 WIB

Debat Pilkada Bojonegoro: Setyo Wahono Kritik KPU Tidak Profesional

Setyo Wahono - Nurul Azizah dalam debat publik Pilkada Bojonegoro. (Foto: Rizki for jatimnow.com)
Setyo Wahono - Nurul Azizah dalam debat publik Pilkada Bojonegoro. (Foto: Rizki for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 Setyo Wahono - Nurul Azizah mengusung tagline 'Kemakmuran dan Kebanggaan Bojonegoro' dalam debat publik yang diselenggarakan oleh KPU Bojonegoro, Rabu (13/11/2024) malam.

Pada debat publik tersebut, Setyo Wahono sempat menyampaikan kritik terhadap kinerja KPU Bojonegoro yang dinilai tidak profesional dalam sebagai penyelenggara Pilkada.

Baca Juga: Nafik Sahal dan Agus Dita Pratama Resmi Isi Kursi Kosong DPRD Bojonegoro

"Saya bisa saja tidak mengikuti debat publik ini, karena kesepakatan yang tidak ditaati dan ketimpangtindihan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu," ujar Wahono.

Meski begitu, Wahono tetap mengikuti acara debat publik sebagai wujud penghargaan atas kerja keras dan kecintaannya terhadap masyarakat Bojonegoro.

"Tapi, atas nama demokrasi dan atas kerja keras dari junior-junior kami yang ada di KPU. Dan atas nama masyarakat Bojonegoro yang kami cintai dan kami banggakan sehingga kami harus hadir dalam acara (debat) malam ini," sambungnya.

Wahono menyampaikan sebuah cita-cita besar yakni 'Kemakmuran dan Kebanggaan Bagi Masyarakat Bojonegoro'. Adapun makna dari Kemakmuran yang dimaksud oleh Wahono berarti tidak ada keresahan, kegundahan dan memberikan kepastian dan memberikan solusi bagi masyarakat untuk semua masalah hajat hidup.

Baca Juga: Melihat Wajah Terkini Alun-alun Bojonegoro, Slogannya Bersih Itu Indah

"Ada jaminan bagi masyarakat untuk kesehatan gratis, pendidikan gratis, tidak ada diskriminasi dan berkeadilan," ujarnya.

Wahono berkeyakinan melalui pembangunan yang penuh tanggung jawab serta pemerintahan yang transparan, akuntabel maka kemakmuran tersebut dapat terwujud.

"Dengan didasari oleh pemerintahan yang baik, akomodatif, transparan, dibukanya ruang publik, sehingga dengan begitu masyarakat bisa tahu apa yang sudah dikerjakan oleh pemerintah dan pemerintahan dapat mengetahui langsung apa yang menjadi persoalan dimasyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Bupati Bojonegoro Akui Sosok Kang Yoto sebagai Senior dan Guru

Sementara itu, calon wakil bupati Nurul Azizah menguraikan 5 misi yang bakal dilaksanakan sebagai sebagai turunan untuk mewujudkan visi besar mereka.

1. Pembangun sumber daya manusia Bojogoro yang berkualitas, unggul, berakhlak dan bahagia.
2. Membangun perekonomian daerah yang produktif, berkelanjutan dan berkeadilan.
3. Membangun lingkungan yang lestari dan mengembangkan transisi energi baru terbarukan.
4. Meningkatkan tata pemerintahan daerah yang bersih, melayani, akuntabel, partisipatif, inklusif dan inovatif.
5. Memajukan kebudayaan daerah dan kebanggaan Bojonegoro.

"Dari kelima misi tersebut pada intinya adalah bagaimana masyarakat Bojonegoro menjadi makmur dan bahagia," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.