Selasa, 16 Jun 2026 08:10 WIB

Peringati Hari Pahlawan 2024, Pjs Bupati Jember Sampaikan Pesan Ini

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 10 Nov 2024 17:45 WIB
Peringatan Hari Pahlawan 2024 di Lapangan Sukorambi Jember. (Foto: Diskominfo Jember)
Peringatan Hari Pahlawan 2024 di Lapangan Sukorambi Jember. (Foto: Diskominfo Jember)

jatimnow.com - Pjs Bupati Jember Imam Hidayat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pahlawan tahun 2024 yang dilaksanakan di Lapangan Sukorambi. Ia pun menyampaikan pesan khusus tentang kepahlawanan.

"Apapun bentuk pengabdian kita, harus memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan bangsa Indonesia," kata Imam, Minggu (10/11/2024).

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Dalam sambutannya, mencintai negeri adalah juga memperkuat jalinan kesetiakawanan sosial, memperkuat persatuan dan solidaritas sosial, menghidupkan kembali nilai sosial persaudaraan sesama anak bangsa.

"Setiap massa akan berbeda tantangannya, keluhannya, kekuatannya, dan keterbatasannya," ungkapnya.

Imam menyatakan, ketika dahulu implementasi kepahlawanan adalah semangat mendobrak, menjebol meruntuhkan bangunan struktur kolonialisme penjajahan. Saat ini, implementasinya adalah meruntuhkan struktur kemiskinan dan kebodohan yang menjadi akar masalah sosial di Indonesia.

Oleh karenanya, semangat kepahlawanan harus menjalar membangun, meciptakan kemakmuran masyarakat, mewujudkan pembangunan sosial sepanjang hayat.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

"Selain itu mewujudkan kesejahteraan sosial yang inklusif untuk rakyat, dimana pun berada," jelasnya.

Kemajuan sebuah bangsa, menurutnya bukan hanya kemampuan mengejar pertumbuhan ekonomi, namun diukur dengan mengelola permusuhan sosial.

Terkait perkembangan zaman, dikatakannya, apakah pahlawan hanya milik masa lalu, apakah dimungkinkan muncul pahlawan saat ini.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

"Pertanyaan itu sangat sempit jika dikaitkan, bahwa kadang perjuangan hanya saat pembentukan negara," urainya.

"Tantangan kedepan, bahwa kita sepakat NKRI untuk masa depan, rumah kita bersama sampai akhir hayat. Tentunya, ini membuka kesempatan bagi seluruh indonesia, menjadikan NKRI sebagai bangsa bermartabat dalam pergaulan global," terangnya.

"Siapapun berkesempatan untuk berjuang dan mempertahankan NKRI dan membangun kemajuan NKRI, meski tugas pahlawan terdahulu telah selesai," tutup Imam.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.