Jumat, 19 Jun 2026 01:51 WIB

Relawan Suket Teki Nusantara Kirim Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Bujel Kediri

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 12 Nov 2024 08:50 WIB
Mbak Vinanda saat mendatangi lokasi bencana puting beliung di Bujel Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Mbak Vinanda saat mendatangi lokasi bencana puting beliung di Bujel Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com – Angin puting beliung memorak-porandakan rumah warga di lingkungan Wonosari, Kelurahan Bujel Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Senin (11/11/2024) petang.

Total ada 29 rumah warga rusak. Atap mereka jebol, genteng berterbangan. Sebagian tembok hancur, sebuah warung bambu ambruk akibat peristiwa itu.

Baca Juga: Kolaborasi Pramuka dan RSTN, Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Kediri

Epri Jayanti, Ketua RT 02 menceritakan, peristiwa itu terjadi begitu cepat. Tiba-tiba saja, di tengah guyuran hujan deras angin kencang menyapu kawasan tersebut.

“Kejadiannya cepat sekali, angin langsung nyapu atap rumah warga. Ada yang luka ringan akibat tertimpa reruntuhan atap,” tutur Epri, Selasa (12/11/2024) dini hari.

Epri menambahkan, warga yang rumahnya tidak bisa ditinggali, terpaksa mengungsi ke rumah tetangganya. Sedikitnya ada empat rumah yang mengalami kerusakan parah.

“Ya sementara mereka yang rumahnya rusak parah harus ngungsi ke tetangga. Itu warung juga roboh total kena angin,” imbuhnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Bencana angin kencang itu menarik simpati relawan kemanusiaan Suket Teki Nusantara. Dipimpin langsung Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN), Vinanda Prameswati, mereka langsung datang ke lokasi.

Mbak Vinanda melihat bagaimana kondisi rumah-rumah yang rusak dan berbincang dengan warga. Mereka juga memberikan bantuan sembako dan permakanan kepada para korban terdampak bencana ini.

“Saya bersama Relawan Suket Teki Nusantara yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan ingin menyambung rasa dengan warga di Bujel, serta dengan solidaritas kami, kami ingin membantu meringankan beban dengan adanya bencana puting beliung ini,” kata Mbak Vinanda di lokasi.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Mbak Vinanda memastikan tak ada unsur politik dalam aksinya ini. Suket Teki Nusantara sejak berdiri di tahun 2008 terus bergerak membantu masyarakat dengan semboyan khas mereka 'Urip Sak Paran Paran Seduluran Sak Lawase' yang artinya dapat hidup dimanapun, persaudaran dan kekeluargaan selamanya.

“Tidak ada (unsur politik). Ini yang selama ini kami lakukan sejak 2008,” tegas Vinanda.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.