Senin, 15 Jun 2026 10:32 WIB

Pemkab Jember Evaluasi Kinerja TPPS dalam Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 06 Nov 2024 19:15 WIB
Monev TPPS optimalisasi pendampingan keluarga berisiko stunting. (Foto: Diskominfo/jatimnow.com)
Monev TPPS optimalisasi pendampingan keluarga berisiko stunting. (Foto: Diskominfo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Jember menggelar rapat monitoring dan evaluasi Tim Percepatan dan Penanganan Stunting (TPPS). Tujuannya, untuk mengoptimalisasi peran mereka dalam pendampingan keluarga berisiko stunting.

"Tujuan kita ingin memotret, melihat bagaimana kinerjanya TPPS kecamatan dan desa, termasuk kelurahan di kecamatan kota," kata Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Poerwahjoedi, Selasa (5/11/2024).

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Maka dari itu, pihaknya ingin mengetahui apa yang sudah dikerjakan dan yang belum dikerjakan. Karena ini bagian capaian yang diatur di Perpres Nomor 72 tentang penanganan stunting. 

"Kebetulan ini rekomendasi PPK dan PKP ditahun 2023 kemarin, kita diminta melaporkan  tugas-tugas TPPA kecamatan dan desa," akunya. 

"Jadi 31 kecamatan akan kita kunjungi, selama 16 hari. Namun minggu tenang (Pulkada) kita akan bergenti sejenak dan dilanjutkan diawal Desember 2024," tambah Poerwahjoedi.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Dalam rapat evaluasi ini, pihaknya juga berkolaborasi dengan beberapa dinas terkait dalam kegiatan tersebut baik dinas kesehatan, Dispemasdes, dan lainnya. 

Nanti pihaknya akan menyajikan dalam bentuk laporan, dan itu akan melihat kondisi TPPS desa atau kelurahan, bagaimana penanganan stuntingnya.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

"Nanti ada penilaian dan juga ada lembar kerja, yang kita cluster dari hal itu kita bisa kita ranking," pungkasnya. 

Monitoring dan evaluasi tim percepatan dan penurunan stunting tingkat kecamatan kali ini, bertempat di dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Sumberbaru dan Tanggul.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.