Senin, 22 Jun 2026 13:49 WIB

Fakta-fakta Bayi Perempuan Dibuang di Atap Rumah Warga Surabaya, Dijaga Kucing!

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Warga di kawasan Jalan Pacar Keling gang V No 38, Surabaya dibuat geger dengan ditemukannya sesosok bayi di atap rumah. Diduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang tuanya.

Berikut fakta-fakta yang dirangkum oleh jatimnow.com dari peristiwa penemuan bayi tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

1. Bayi ditemukan tanpa busana

Penemuan bayi ini terjadi pada Sabtu (2/11/2024) sekitar pukul 20.00 WIB. Ditemukan di atap rumah Susana (57) atau akrab disapa ibu Iin warga setempat. Saat ditemukan bayi tersebut dalam kondisi mengenaskan tanpa sehelai kain yang menutupi tubuh mungilnya.

Kejadian penemuan bayi tersebut bermula saat Susana pemilik rumah curiga dengan adanya suara tangisan bayi. dilaporkan ke Ketua RT setempat untuk mencari sumber suara tangisan bayi tersebut.

Alangkah terkejutnya, ternyata ada sesosok bayi mungil tergeletak di atap rumah tanpa tanpa sehelai kain yang menutupi tubuhnya.

2. Tali pusar tersangkut kawat

Saat ditemukan tali pusar bayi tersebut yang masih menempel, tanpa alas kain dan diduga bayi baru saja dilahirkan.

Bahkan tali pusar bayi terlihat tersangkut di kawat atap rumah tersebut. Sang bayi bahkan ditemukan dengan jempolnya yang masuk ke dalam mulut, seolah-olah ia sedang mencoba menyusu.

3. Dijaga seekor kucing

Menurut Susana, kondisi bayi saat ditemukan sangat memprihatinkan. Beberapa semut tampak menempel di tubuh bayi, dan bagian matanya terlihat bengkak, kemungkinan akibat gigitan semut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Tidak hanya itu, Susana juga mengaku bahwa kucing peliharaannya terlihat berada di samping bayi tersebut, seolah-olah sedang menjaganya.

“Bayi ditemukan tanpa alas apapun, diletakkan begitu saja di genting rumah saya. Saat ditemukan, kucing saya juga berada di samping bayi itu,” ungkap Susana.

4. Berusia kurang dari 4 jam

Setelah ditemukan, warga segera memberikan pertolongan pertama dengan memberikan susu formula kepada bayi yang sudah tampak kedinginan.

Diperkirakan, bayi tersebut baru berusia sekitar satu hari, dan menurut dugaan sementara, bayi perempuan ini mungkin baru berusia kurang dari empat jam setelah kelahirannya saat ditemukan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

5. Polisi buru pelaku

Tidak lama setelah penemuan ini, Ketua RW melaporkan kejadian tersebut ke layanan darurat 112. Tak lama kemudian, petugas Satpol PP Surabaya, petugas kelurahan, serta aparat kepolisian dari Polsek Tambaksari tiba di lokasi. Bayi tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Soewandhie untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kapolsek Tambaksari, Kompol Imam Solikin, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Dugaan awal menyebutkan bahwa bayi tersebut sengaja dibuang oleh seseorang di atap rumah warga, dan polisi akan berupaya mengungkap identitas pelaku serta motif dari tindakan tersebut.

“Kami masih mendalami kasus ini, dan berharap dapat segera menemukan pelaku yang bertanggung jawab atas tindakan ini,” ujar Kompol Imam Solikin.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.