Kamis, 18 Jun 2026 03:35 WIB

Debat Pilkada Jatim, Paslon Luluk - Lukman Ungkap Fakta Mengejutkan soal Pemprov

Paslon Luluk - Lukman dalam Debat Publik Kedua Pilgub Jatim. (Foto: dok jatimnow.com)
Paslon Luluk - Lukman dalam Debat Publik Kedua Pilgub Jatim. (Foto: dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 01, Luluk Nur Hamidah - Lukman Khakim beberkan sederet fakta kondisi Pemerintahan Provinsi Jawa Timur.

Sederet fakta tersebut diungkap Luluk - Lukman dalam Debat Publik Kedua Pilgub Jatim yang diselenggarakan oleh KPU Jatim di Ballroom Grand City Surabaya, Minggu (3/11/2024) malam.

Baca Juga: KPU Jatim Umumkan Khofifah-Emil sebagai Gubernur-Wakil Gubernur di Pilgub 2024

Luluk mengatakan bahwa dalam kontestasi Pilgub Jatim ini, pihaknya tidak mempunyai beban apapun. Sehingga semua kritik, masukan dan sederet fakta yang didapatkan di lapangan dibuka secara gamblang agar warga Jawa Timur tidak salah dalam menentukan memilih pemimpin.

"Kita juga punya data dan fakta sehingga kita sampaikan agar publik juga mengetahui. Untuk itu, kami siap memimpin Jawa Timur dengan gairah baru, semangat baru, dengan cara baru juga kepemimpinan yang baru," ujar Luluk.

Dalam Debat Publik Kedua ini, Luluk ingin menyampaikan bahwa pemimpin itu harus konsisten dan jujur dari apa yang diucapkan dan yang telah diperbuat. Sebab hal itu akan menjadi cermin dari pelayanan birokrasi pemerintahan yang dipimpinnya.

Baca Juga: Isi Pesan Cagub Luluk ke Khofifah usai Kalah di Pilgub Jatim 2024

"Untuk menghadirkan birokrasi yang bersih, maka kita sendiri harus bersih, kalau kita tidak ingin ada nepotisme maka kita harus komitmen untuk tidak nepotisme atau semua tindakan KKN," sambungnya.

Selain itu, Luluk juga mengkritisi mengenai perencanaan yang tidak matang sehingga malah menyebabkan para lulusan SMK menjadi penyumbang pengangguran terbuka.

"Ini yang kita sayangkan, bahwa mereka ini (para lulusan SMK) adalah korban dari tata kelola yang tidak efektif dan responsif dan tentu saja karena perencanaan yang kurang tepat," tambahnya.

Baca Juga: Mengukur Efektivitas Anggaran Pilkada Jatim 2024

Oleh karenanya, momentum Pilgub Jatim ini bagi Luluk adalah waktu yang tepat untuk memilih pemimpin yang benar-benar berpihak kepada rakyat, bertekad membawa perubahan untuk Jawa Timur yang lebih baik.

"Dengan memberikan kesempatan kepada kami (Luluk - Lukman) yang datang tanpa masalah dan tidak ada beban apa pun, kecuali hanya untuk rakyat Jawa Timur, dan memiliki tekad untuk Jawa Timur lebih maju, berkeadilan untuk semua. Maka kami layak untuk mendapatkan kesempatan itu, dan rakyat Jawa Timur juga pantas untuk mendapatkan pemimpin yang terbaik," tutupnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.