Kamis, 18 Jun 2026 11:04 WIB

Debat Pilkada Jatim: Khofifah Pamer Penghargaan, Luluk Ucap KPK, Risma Template

Suasana debat publik kedua di Grand City Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Suasana debat publik kedua di Grand City Surabaya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Calon Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa banyak memamerkan penghargaannya dalam debat publik kedua Pilgub Jatim 2024, di Grand City, Surabaya, Minggu (3/11/2024).

"Pada posisi 5 tahun terakhir, investasi di 2023 mencapai titik tertinggi dari lima tahun masa kami menjalankan pemerintahan, dan catatannya adalah 145 T," ucap Khofifah.

Baca Juga: KPU Jatim Umumkan Khofifah-Emil sebagai Gubernur-Wakil Gubernur di Pilgub 2024

Dari prestasi tersebut, Khofifah menyebut, dirinya bersama wakilnya Emil Elestianto Dardak banyak meraih pujian dari masyarakat. 

Belum lagi aneka penghargaan mulai dari skala regional, nasional hingga internasional.

"Kmi ingin menyampaikan bahwa begitu banyak penghargaan yang sudah kami terima. Karena kerja keras, kolaborasi dan sinergitas kita semua," jelas Khofifah.

Sementara Cagub Jatim dari nomor urut 1, Luluk Nur Hamida mengungkapkan, banyak-nya prestasi yang diterima Pemprov Jatim dalam 5 tahun terakhir juga diimbangi dengan banyaknya kasus korupsi di Jatim.

"Tahun 2023 Jawa Timur ternyata juga memilki kasus korupsi terbanyak di indonesia," ucap Luluk.

Baca Juga: Isi Pesan Cagub Luluk ke Khofifah usai Kalah di Pilgub Jatim 2024

Luluk menegaskan, realitas tersebut harua diakui secara legowo, agar warga Jawa Timur mau menghargai pemimpinnya.

Ia berkomitmen, jika terpilih menjadi gubernur di Tahun 2024 ini, akan merombak sistem birokrasi yang memecahkan masalah, bukan menjadikan masalah.

"Oleh karena ktu inilah realitas yang harus dituntaskan, kita harus bisa mengahdirkan birokrasi yang baru birokrasi yang tidak bocor-bocor," tegas Luluk.

Baca Juga: Mengukur Efektivitas Anggaran Pilkada Jatim 2024

Ditempat sama, Cagub Jatim dari nomor urut 3, Tri Rismaharini hanya fokus berbicara mengenai apa yang menjadi visi-misi nya untuk resik-resik. Hal ini nampak template dengan apa yang ia bicarakan saat debat pilgub Jatim ke-satu.

Resik-resik tersebut dapat diimplementasikan dengan pengembangan IT dan digitalisasi. Sehingga, tercipat birokrasi yang modern, sekaligus bisa mengurangi banyak tatap muka yang berpotensi menghadirkan korupsi.

"Maka kita bisa menjamin kapan akan selelsai perizinan, berapa biayanya, itu bisa langsung dipantau masyarakat," ucap Risma.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.