Jumat, 19 Jun 2026 09:41 WIB

Ucapan Gus Fawait tentang PKI di Hari Santri, Ini Kata Akademisi Unmuh Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 01 Nov 2024 08:06 WIB
Akademisi Unmuh Jember menilai ucapan Gus Fawait penyemangat santri (Foto: Media Center Gus - Djos for jatimnow.com))
Akademisi Unmuh Jember menilai ucapan Gus Fawait penyemangat santri (Foto: Media Center Gus - Djos for jatimnow.com))

jatimnow.com - Ucapan Gus Fawait tentang PKI di acara Peringatan Hari Santri Nasional di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo Jember, merupakan diksi penyemangat bagi para santri.

Akademisi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Itok Wicaksono menilai, polemik isu PKI mewarnai Pilkada Jember 2024.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Unmuh Jember mengatakan, dalam konteks saat ini santri memang perlu terus dimotivasi menuju arah perubahan. Motivasi diperlukan, agar santri saat ini memiliki arah perubahan lebih baik dari masa lalu.

Dalam konteks ucapan Gus Fawait yang menyebut istilah PKI, intinya upaya menjegal dan menghalalkan segala cara dalam hal apapun merupakan tindakan tak bermoral.

Dari itu, santri masa kini jangan sampai melakukan upaya yang sama. Dari itu, istilah PKI itu tidak perlu diframing untuk menggiring kecenderungan politik pada pasangan calon tertentu.

"Sebenarnya santri memang perlu dimotivasi. Dalam konteks ini, agar para santri diarahkan ke perubahan yang lebih baik dari masa lalu dan itu tidak masalah," katanya, Kamis (31/10/2024).

Dengan begitu, Itok yakin masyarakat Jember saat ini sudah cerdas, jadi seharusnya isu-isu sensitif (PKI) tidak perlu menjadi fokus perhatian.

Itok mengajak masyarakat Jember yang sudah cerdas untuk memaknai kontestasi Pilkada dengan mengarah kepada program tiap-tiap pasangan calon.

Jika berkaitan dengan refleksi Hari Santri, maka masyarakat bisa fokus kepada program-program paslon berkaitan dengan pemberdayaan santri.

Baca Juga: Bupati Jember Serahkan Puluhan Kendaraan Penunjang Koperasi Merah Putih

Selain itu, masyarakat bisa fokus menelaah perjalanan sejarah santri hingga lahir Hari Santri Nasional.

Ucapan istilah PKI oleh Gus Fawait, konteksnya bukan terkait Pilkada. Jika kemudian isu PKI dijadikan stigma dalam konteks Pilkada, malah menjadi tidak rasional.

Itok mengajak seluruh masyarakat Jember untuk menatap kondisi Jember ke depan. Terutama hak yang berkaitan dengan masalah-masalah dasar di Jember dan terus memberikan semangat positif bagi para santri.

Itok berharap tidak ada pihak yang merasa sensitif terhadap istilah yang diucapkan Gus Fawait. Masyarakat berhak berpihak kepada pasangan calon manapun, tanpa terprovokasi oleh isu PKI.

Baca Juga: Bupati Jember Perintahkan Dinas TPHP Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi Nakal

Pilihan politik masyarakat Jember terhadap calon pemimpin harus berlandaskan program yang ditawarkan.

"Kita jangan malah disibukkan dengan isu sensitif dan terjebak dalam dukung mendukung personal dan emosional," tukasnya.

Sebelumnya, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Jember, KH. Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau Gus Firjaun diduga dikabarkan sebagai anggota PKI. Kabar fitnah tersebut membuat sejumlah santri mendatangi Polres dan Bawaslu Jember. Potongan video pidato Gus Fawait itu tersebar di media sosial dan dikonsumsi masyarakat Jember.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.