Rabu, 17 Jun 2026 14:36 WIB

Respons Muspika soal Isu Uang Warga Dukuh Mencek Jember Hilang Dicuri Tuyul

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 30 Okt 2024 20:15 WIB
Muspika Sukorambi menurunkan Banner keberadaan tuyul pencuri uang (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Muspika Sukorambi menurunkan Banner keberadaan tuyul pencuri uang (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Muspika Sukorambi merespons isu soal keberadaan tuyul penyebab hilangnya uang milik warga Dusun Ampo, Desa Dukuh Mencek, Jember. Hari ini, mereka menurunkan banner ‘rawan tuyul’ yang terpasang di wilayah tersebut.

Camat Sukorambi Asrah Joyo Widono mengaku baru tadi pagi mendengar isu tersebut. Namun, pihaknya tidak bisa memastikan atau membuktikan kebenaran isu tersebut.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Jadi hal demikian ini tidak boleh dilakukan oleh warga, karena nanti bisa menyebabkan permusuhan. Bisa menjustice kepada siapa, karena hingga saat ini tidak ada yang tahu," katanya, Rabu (30/10/2024). 

Camat Sukorambi juga meminta warga waspada terhadap diri sendiri, supaya tidak terjadi kehilangan uang lagi. Karena isu seperti ini bisa menimbulkan dampak negatif dan apalagi sampai terjadi saling tuduh yang ternak tuyul. 

"Mari sama-sama menjaga kondusifitas, apalagi saat ini momen pilkada, dan menghindari hal-hal yang tidak didinginkan," pesannya. 

Bahkan, pria yang akrab disapa Asrah mengimbau, agar warga yang memiliki uang lebih agar menyimpan uang di bank. 

"Hilang itu macam-macam, artinya bisa juga karena itu (tuyul), bisa karena lupa, ada keluarga yang ambil dan sebagainya," sebutnya. 

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Agar tidak terjadi keresahan di masyarakat, Muspika Sukorambi berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, agama serta pihak desa untuk menjaga kondusifitas wilayah. 

"Kita komunikasikan dengan tokoh masyarakat, untuk segera menurunkan Banner, supaya tidak menjadi viral dan macam-macam persepsinya," tegasnya. 

Karena untuk saat ini, isu yang beredar itu hanya di Dusun Ampo dan tidak ada di wilayah lain. 

Sedangkan, Kapolsek Sukorambi AKP Agus Yudi Kurniawan menambahkan, isu keberadaan tuyul itu memang marak di media sosial. Lalu ia meminta warga agar tidak resah. 

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Karena kebenarannya ini masih belum jelas. Memang ada beberapa warga yang merasa kehilangan uang, ada yang 100 ribu dan sebagainya," terangnya. 

Kendati begitu, ia tidak bisa memastikan jika uang warga itu diambil oleh tuyul. Cuma kepastian diambil oleh tuyul ini kita belum pasti. 

"Kami imbau warga untuk tidak resah, mengingat ini tahun politik dan punya kepentingan-kepentingan malah memanfaatkan situasi jadi tidak kondusif," imbaunya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.